Fitur Baru Google Maps Bantu Pengguna Hemat BBM & Ramah Lingkungan

Fitur Baru Google Maps Bantu Pengguna Hemat BBM & Ramah Lingkungan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 30 Mar 2021 17:08 WIB
Ilustrasi Google Maps
Fitur Baru Google Maps Bantu Pengguna Jadi Ramah Lingkungan Foto: Photo by NESA by Makers on Unsplash
Jakarta -

Google Maps meluncurkan sejumlah fitur baru demi membantu pengguna menjalani hidup yang lebih ramah lingkungan. Fitur ini diluncurkan mengikuti komitmen berkelanjutan yang dicanangkan Google tahun lalu untuk membantu satu miliar orang mengurangi jejak karbonnya.

Fitur pertama yang dikenalkan adalah rute ramah lingkungan dalam navigasi berkendara. Dengan fitur ini Google Maps akan otomatis menggunakan rute yang memiliki jejak emisi karbon paling rendah dengan perkiraan waktu tiba yang hampir sama.

Jika rute ramah lingkungan meningkatkan waktu kedatangan secara signifikan, pengguna akan bisa membandingkan dampak emisi karbon antara rute-rute yang ada jadi bisa memilih antara rute yang paling cepat atau yang paling ramah lingkungan.

"Kami bisa melakukan ini berkat keahlian selama 13 tahun dan kemitraan dengan US National Renewable Energy Lab," kata Russell Dicker dari tim Google Maps, dalam media briefing virtual, Selasa (30/3/2021).

"Lewat kemitraan ini, kami membangun model rute baru yang mengoptimalkan konsumsi bahan bakar paling rendah, melihat faktor utama seperti jalan tanjakan dan kemacetan menggunakan prediksi lalu lintas berbasis Google Maps AI," imbuhnya.

Fitur baru Google MapsRute ramah lingkungan di Google Maps Foto: dok. Google

Fitur ini akan diluncurkan secara global ke pengguna Android dan iOS pada tahun ini.

Google Maps juga akan memiliki petunjuk arah baru yang memudahkan pengguna untuk mencari pilihan rute dan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, termasuk jalan kaki, bersepeda atau transportasi umum.

Dengan fitur ini, semua informasi tentang perjalanan mulai dari biaya, durasi dan jarak untuk semua moda transportasi akan ditampilkan dalam satu halaman tanpa perlu berpindah tab jadi pengguna bisa membandingkan masing-masing rute dan moda dengan lebih mudah.

Google Maps juga akan menyarankan rute dan moda yang menarik untuk pengguna atau yang sedang populer di suatu tempat. Fitur ini akan tersedia untuk pengguna Android dan iOS di seluruh dunia dalam beberapa bulan mendatang.

Terakhir, Google Maps akan memberikan peringatan zona emisi rendah. Tapi fitur ini baru akan diluncurkan untuk pengguna Android dan iOS di 100 kota di Eropa pada Juni ini.

Sesuai namanya, fitur ini akan memberikan peringatan kepada pengguna jika mereka memasuki area zona emisi rendah agar bisa dengan cepat mengetahui apakah kendaraan mereka diizinkan di area tersebut.

"Kalian bisa dengan cepat melihat apakah kendaraan kalian diizinkan di area, memilih moda transportasi alternatif atau cukup mengambil rute lain untuk membantu udara tetap bersih," pungkas Dicker.



Simak Video "Cara Temukan Tempat Vaksinasi Covid-19 di Google Maps!"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)