Facebook Pakai AI Untuk Pahami Isi Video

Facebook Pakai AI Untuk Pahami Isi Video

Josina - detikInet
Senin, 15 Mar 2021 10:53 WIB
Ilustrasi Facebook
Foto: Reuters
Jakarta -

Facebook memiliki sebuah proyek yang dinamai Learning from Video (belajar dari video) dengan menggunakan kecerdasan buatan atau AI berfungsi untuk memahami dan mempelajari representasi audio, tekstual, dan visual dalam video pengguna di media sosial.

Learning from Video memiliki sejumlah tujuan seperti meningkatkan sistem AI Facebook terkait dengan rekomendasi konten dan penegakan kebijakan. Proyek ini pun masih dalam tahap awal namun diklaim telah membuahkan hasil.

Dilansir detiKINET dari Engadget, Senin (15/3/2021) memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan rekomendasi Instagram Reel, seperti menampilkan video orang-orang yang melakukan tarian yang sama dengan musik yang sama.

Sistem juga akan menunjukkan hasil yang lebih baik dalam kesalahan pengenalan ucapan yang dapat mendukung fitur teks otomatis dan mempermudah pendeteksian perkataan yang mungkin memicu kebencian dalam video.

Facebook mengatakan proyek tersebut akan membantu peneliti AI menghindari ketergantungan pada data berlabel dan juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun sistem yang belajar dengan cara yang mirip dengan manusia.

Karena itu, Learning from Video akan memungkinkan pengalaman yang sama sekali baru. Perusahaan tidak merinci banyak tentang hal tersebut kecuali untuk fitur yang memungkinkan AI dapat menemukan memori digital, termasuk yang ditangkap oleh kacamata augmented reality.

Misalnya pengguna meminta sistem untuk menunjukkan 'bernyanyi untuk nenek' dan klip itu akan muncul. Facebook khususnya dilaporkan saat ini sedang mengerjakan kacamata pintarnya sendiri.

Perusahaan mengatakan proyek tersebut melihat video dalam ratusan bahasa dan dari hampir setiap negara. Aspek proyek ini akan membuat sistem AI lebih akurat dan memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan dunia kita yang bergerak cepat dan mengenali nuansa dan isyarat visual di berbagai budaya dan wilayah.

Facebook juga mengatakan bahwa sistem tersebut menjaga privasi dalam hal Learning from Video.

"Kami membangun dan memelihara fondasi privasi yang kuat yang menggunakan solusi otomatis untuk menegakkan privasi dalam skala besar," tulisnya dalam postingan blog.

"Dengan menyematkan pekerjaan ini di tingkat infrastruktur, kami dapat secara konsisten menerapkan persyaratan privasi di seluruh sistem kami dan mendukung upaya seperti AI. Ini termasuk menerapkan pengamanan teknis di seluruh siklus hidup data." lanjutnya.

Memahami apa yang terjadi dalam video bisa menjadi tugas yang sangat sulit bagi sistem AI. Mereka dapat mencakup rintangan seperti kebisingan latar belakang yang membuatnya sulit untuk memahami ucapan dan peralihan bahasa.

Namun kurang dari setahun setelah memulai proyek Learning from Video, Facebook dapat menggunakan apa yang telah dipelajari oleh sistem dan menerapkannya secara praktis di area lain.



Simak Video "Facebook Uji Coba Aplikasi 'Sparked' Buat Kencan Online"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)