Aplikasi Android Diboyong ke Windows Bakal Jadi Kenyataan

Aplikasi Android Diboyong ke Windows Bakal Jadi Kenyataan

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 26 Nov 2020 17:38 WIB
Evolusi desain Microsoft Windows
Aplikasi Android Diboyong ke Windows Bakal Jadi Kenyataan. Foto: The Verge
Jakarta -

Microsoft kabarnya sedang mempertimbangkan untuk menambahkan aplikasi Android ke Windows di tahun depan. Rencana ini sepertinya bakal terwujud sekitar September 2021.

Meski sudah ada aplikasi runtime seperti Bluestacks yang memungkinkan aplikasi Android berjalan pada PC yang menjalankan Microsoft Windows, tetap saja fungsi menjalankan aplikasi Android di Windows secara bawaan cukup dinantikan.

Menurut laporan yang dikutip dari Windows Central, pembicaraan internal saat ini sedang berlangsung mengenai apakah mungkin untuk menambahkan runtime Android ke Windows 10.

Microsoft pertama kali mengadopsi Android sebagai sistem operasi seluler pilihannya ketika Windows 10 Mobile akhirnya ditinggalkan pada 2017. Raksasa software ini sudah menawarkan versi mobile dari sebagian besar aplikasinya untuk Android, dan pengguna aplikasi Windows Your Phone pun dapat menjalankan banyak aplikasi dari smartphone yang kompatibel di desktop. Tapi, sejauh ini fungsi tersebut baru bisa dinikmati pengguna perangkat Android Samsung.

Karenanya, menambahkan akses langsung ke aplikasi Android akan menjadi peningkatan besar di Windows 10 nantinya, sehingga semakin bersaing dengan perangkat Chromebook Google yang dapat menjalankan paket ChromeOS, aplikasi Android, dan Linux secara bersamaan.

Dengan akses ke browser Chrome, dan rencana kehadiran GUI untuk runtime Linux, maka penambahan aplikasi Android di Windows akan membuatnya menjadi sistem operasi yang hampir universal.

Belum ada informasi lebih detail mengenai laporan ini. Kalangan developer menduga apakah nantinya Windows akan menjalankan toko aplikasi Play Store juga atau tidak. Bisa jadi, Windows akan menyertakan Android di Microsoft Store.

Tapi di sisi lain, hal itu mungkin akan menimbulkan masalah tersendiri bagi pengguna Android yang perlu membayar aplikasi (untuk aplikasi berbayar) di dua toko aplikasi berbeda, dan memiliki penyimpanan data di perangkat yang berbeda pula. Jelas bahwa rencana ini perlu disempurnakan dan dipersiapkan dengan matang sehingga butuh waktu cukup lama untuk mewujudkannya.



Simak Video "Microsoft Akan Genjot Bukalapak Rp 1,46 T"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)