Magelang Bikin Aplikasi Untuk Pengungsi Merapi

Magelang Bikin Aplikasi Untuk Pengungsi Merapi

Eko Susanto - detikInet
Jumat, 20 Nov 2020 21:25 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen dan Kepala BNPB Doni Monardo di lokasi pengungsian TEA Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (20/11/2020).
Bupati Magelang dan Kepala BNPB (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Pemkab Magelang membuat aplikasi Jannoko Pengungsi Magelang. Aplikasi berupa website ini dibuat untuk memantau kebutuhan logistik pengungsi Merapi maupun segala kebutuhan lainnya yang diperlukan.

Aplikasi berupa website ini bisa diakses warga masyarakat melalui https://jannokopengungsi.magelangkab.go.id atau pengungsi.magelangkab.go.id.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, pemerintah daerah sedang menyiapkan aplikasi terkait daftar sumbangan, pengungsi dan lain sebagainya. Aplikasi ini dinamakan Jannoko Pengungsi Magelang yang bisa diakses semua pihak.

Zaenal kepada wartawan saat menerima kunjungan Kepala BNPB Doni Monardo di TEA Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengatakan Pemda sedang menyiapkan aplikasi. Nantinya daftar sumbangan dan daftar pengungsi Merapi ada di dalamnya.

"Nama sementara ini Janoko Pengungsi Magelang. Akan kita launching sehingga nanti di situ akan ada datanya semua," kata Zaenal, Jumat (20/11/2020).

Aplikasi yang disiapkan tersebut, kata Zaenal, nantinya bisa dibuka siapa saja. Diharapkan dengan aplikasi ini bisa memudahkan bagi semua pihak menginvetarisir kebutuhan-kebutuhan yang ada.

"Jadi semuanya bisa membuka itu lewat internet. Datanya siapa saja bisa dibuka, logistik dan tentunya akan memudahkan bagi semua pihak dan tentunya memudahkan menginvintarisir kebutuhan-kebutuhan yang ada di lapangan," tuturnya.

Menyinggung perihal kunjungan Kepala BNPB, Zaenal mengatakan, kehadirannya memberikan semangat dan spirit kepada warga masyarakat dan pengungsi Merapi. Pemkab Magelang, sejauh ini sudah bisa merespons apa yang direkomendasikan BPPTKG.

"Alhamdulillah kita sudah bisa merespons apa yang direkomendasikan BPPTKG ini dengan baik. Tentunya dengan standar-standar penanganan sesuai protokol COVID-19," tuturnya.



Simak Video "Kesibukan Dapur Umum Pengungsi Warga Lereng Merapi"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/fay)