India Bikin Aplikasi Serupa WhatsApp dan Telegram

India Bikin Aplikasi Serupa WhatsApp dan Telegram

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 31 Okt 2020 18:51 WIB
Indosat Ooredoo menghadirkan akun WhatsApp IM3 Ooredoo untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan.
Ilustrasi WhatsApp. Foto: Indosat Ooredoo
Jakarta -

Sebagai salah satu pasar terbesar di dunia, India tidak ingin jadi konsumen begitu saja. Aplikasi pesan instan serupa WhatsApp dan Telegram pun mereka buat.

Perdana Menteri India Narendra Modi menantang para engineer dan komunitas startup di negaranya untuk membuat aplikasi kelas dunia yang made in India.

Hasilnya, seperti dilansir dari Republic World, Sabtu (31/10/2020) Angkatan Darat India meluncurkan aplikasi pengiriman pesan yang diklaim aman. Aplikasi tersebut bernama Secure Application for the Internet (SAI) yang bisa dipakai di smartphone berbasis Android.

Kementerian Pertahanan India mengatakan aplikasi SAI ini mendukung layanan panggilan suara maupun video, hingga pengiriman teks. Bahkan, seperti WhatsApp dan Telegram, SAI ini dikatakan memiliki keamanan secara end-to-end.

"Model (SAI) ini mirip dengan perpesanan yang tersedia secara komersil, seperti WhatsApp, Telegram SAMVAD, dan GIMS dan menggunakan protokol perpesanan yang terenkripsi secara end-to-end," ujar Kementerian Pertahanan India.

Lebih lanjut, Kementerian Pertahanan India menyebutkan, SAI punya fitur keamanan dengan server dan pengkodean internal lokal, yang mana dapat diubah sesuai kebutuhan.

Sebelum dirilis, SAI telah diperiksan oleh auditor setempat. Selain itu juga, proses pengajuan Hak Kekayaan Intelektual pun tengah diproses.

SAI sendiri tampaknya bukan untuk masyarakat umum. Aplikasi serupa WhatsApp dan Telegram ini diperuntukkan untuk militer India sebagai saranan pengiriman pesan yang aman.

Sebelumnya, ada sejumlah aplikasi India yang sedang populer di tengah gencaran aplikasi asing. Chingari, aplikasi video pendek yang berbasis di Bengaluru sudah diunduh 10 juta kali. Kemudian, aplikasi kebugaran StepSetGo mencapai lima juta download



Simak Video "WhatsApp Luncurkan Fitur Baru Lagi: Hapus Chat dalam 7 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)