Google Hapus Aplikasi Sesat Soal Virus Corona

Google Hapus Aplikasi Sesat Soal Virus Corona

Josina - detikInet
Senin, 30 Mar 2020 10:00 WIB
A woman holds her smart phone which displays the Google home page, in this picture illustration taken February 24, 2016. A U.S. Jury handed Google a major victory May 26, 2016 in a long-running copyright battle with Oracle Corp over Android software to run most of the worlds smartphones.  REUTERS/Eric Gaillard/Illustration/Files     TPX IMAGES OF THE DAY
Google Hapus Aplikasi Sesat Soal Virus Corona. (Foto: Reuters)
Jakarta -

Google telah menghapus sebuah aplikasi bernama Infowars dari Play Store karena dianggap telah menyebarkan informasi salah dan menyesatkan penggunanya soal virus Covid-19.

Aplikasi ini sudah sempat diunduh lebih dari 100 ribu dan tidak dapat ditemukan lagi dalam pencarian Play Store.

Aplikasi dihapus lantaran kontennya menyesatkan bagi pengguna dalam menghadapi virus corona, salah satunya materi dari pembawa acara radio dan teori konspirasi Alex Jones. Ia mengatakan aturan menjaga jarak sosial, bekerja di rumah dan mengkarantina mandiri tidak efektif untuk memperlambat penyebaran virus Corona.

"Sekarang lebih dari sebelumnya, memerangi informasi yang salah di Play Store adalah prioritas utama bagi tim. Ketika kami menemukan aplikasi yang melanggar kebijakan Play dengan mendistribusikan informasi yang menyesatkan atau berbahaya, kami menghapusnya dari toko" kata juru bicara Google dalam pernyataan yang dilansir dari The Verge.

Pada beberapa waktu lalu, Alex Jones sudah diperintahkan oleh Jaksa Agus New York Letitia Jame untuk berhenti menjual produk Infowars yang dipasarkan sebagai pengobatan untuk virus Corona.

"Ini sangat berbahaya dan menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat New York dan individu-individu di seluruh negeri," kata James dalam sebuah pernyataan.

Google secara terbuka berkomitmen menindak informasi ngawur soal virus corona. Selain Google, perusahaan teknologi besar lainnya seperti Facebook, Linkedln, Microsoft, Reddit, Twitter dan YouTube bersama-sama memerangi berita dan informasi yang salah tentang corona.

Lalu Apple secara permanen telah melarang aplikasi Infowars dari App Store pada bulan September 2018, mengutip pedoman App Store yang melarang konten yang "menyinggung, tidak sensitif, menjengkelkan, dimaksudkan untuk menjijikkan, atau dalam selera yang sangat buruk."



Simak Video "Karyawan Google Akan Ngantor Lagi pada 1 Juni 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)