Demikian menurut Kombespol Rycko Amelza Dahniel, Kanit I Indag, Dir. II Eksus Mabes Polri, di sela gathering BSA di Hotel G.H. Universal -- Bandung -- akhir pekan ini.
Rycko mengatakan, polisi telah beberapa kali melakukan aksi razia terhadap pedagang kaki lima. Namun setelah itu, mereka bisa berdagang lagi meskipun tempat kejadian perkara sudah diberi garis polisi (police line).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun demikian, lanjut Rycko, kepolisian tidak hanya berdiam diri. Mereka kini sedang menguji coba metode baru untuk menangani pedagang kaki lima ini. Yakni dengan dengan strategi 'Pasar Harus Dilawan dengan Pasar'.
Maksudnya adalah para pedagang tersebut diberikan produk-produk asli untuk dijual, sedangkan produk yang palsu ditarik dari pasar.
Untuk itu, imbau Rycko, dibutuhkan pula kerja sama dari pihak industri terkait metode ini. Seperti yang telah dilakukan oleh Asosiasi Video Rekaman Indonesia.
"Metode ini sudah dijalankan, dengan memilih Surabaya sebagai pilot project, diharapkan Jakarta akan menjadi target berikutnya," tandasnya. Β
Mau ngobrolin seputar aksi sweeping aparat kepolisian? Gabung saja ke detikINET Forum!
(ash/dwn)