Uang tersebut diperoleh dari Scott Richter, salah satu spammer paling produktif di dunia. Richter yang mengelola perusahaan bernama Media Breakaway yang berbasis di Westminster, Colorado, diperkirakan telah mengirimkan lebih dari 100 juta pesan spam setiap harinya.
Oleh pengadilan, Richter dinyatakan bersalah dan diwajibkan membayar US$ 4,8 juta kepada MySpace sebagai ganti rugi dan US$ 1,2 juta sebagai pengganti biaya hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya, MySpace mengatakan akan terus melakukan pendekatan holistik untuk membersihkan situsnya dari para spammer dan phisher. "Kami akan terus bekerja untuk membersihkan internet dari serangan spam yang gencar ini," kata MySpace.
Ini bukanlah kali pertamanya perusahaan milik Richter terjerat kasus spam yang mengharuskannya membayar jutaan dollar sebagai ganti rugi. Pada 2005 silam, Richter dan perusahaannya yang bernama Optinrealbig.com, pernah terjerat kasus serupa dengan Microsoft.
Mau ngobrolin soal sekuriti dan cracker? Gabung yuk di detikINET Forum.
(dwn/fyk)