Lalu bagaimana tanggapan dari petugas terkait? Benarkah sweeping software bajakan tengah digalakkan di bandara soekarno Hatta? Berikut tanggapannya.
Kepala Puskom Publik Departemen Perhubungan Bambang S.Ervan, membenarkan adanya aksi pemeriksaan laptop yang dibawa para penumpang di bandara Soekarno Hatta. Menurutnya, pihak berwajib ingin menegakkan peraturan terkait Hak atas Kekayaan Intelektual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Kacab Angkasa Pura II Soekarno-Hatta, Haryanto, mengaku tak tahu menahu dengan aksi razia ini. "Saya malah baru tahu dari Anda (wartawan detikINET-red.)," tukasnya singkat.
Hal senada juga diungkapkan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Polisi Guntur Setianto dan Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Rahmat Subagio.
Guntur menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak pernah melakukan sweeping software bajakan pada laptop yang dibawa para penumpang di bandara Soekarno-Hatta. "Kalau untuk urusan pemeriksaan barang yang dibawa, itu kan urusan kepabenan," ujarnya.
Dan setali tiga uang dengan Guntur, Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Rahmat Subagio juga mengatakan, pihaknya tak pernah melakukan razia software bajakan di laptop para penumpang ketika melewati bandara terbesar di Indonesia ini.
"Yang pasti, kami selalu memberi perhatian kepada barang bawaan yang dibawa para penumpang yang bisa digunakan para mafia untuk membawa barang terlarang, seperti narkoba" tandasnya.
Mau berdiskusi soal aksi sweeping software? Obrolin saja di detikINET Forum.
(ash/wsh)