Kasus ini diajukan oleh pengacara Andrew Cuomo di tahun 2007. Pasalnya ketika itu, ratusan konsumen mengklaim Dell memikat mereka untuk membeli produknya dengan bermacam tawaran iklan atraktif, misalnya saja kredit dengan biaya rendah.
Namun realitasnya seperti dikutip detikINET dari CNN, Rabu (28/5/2008), tawaran Dell dinilai tidak sesuai kenyataan dan promosinya membuat konsumen salah tafsir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam putusan pengadilan setebal 26 halaman itu, hakim Joseph C. Teresi memutuskan Dell terbukti bersalah. Pengadilan pun akan memproses lebih lanjut tentang kompensasi yang harus ditanggung Dell.
Akan tetapi, Dell melalui juru bicaranya, Jess Blackburn menolak keputusan ini. Pasalnya mereka merasa sudah melayani konsumennya dengan baik. Namun belum diputuskan apakah mereka akan naik banding.
Bagaimana pendapat Anda soal komputer? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/fyk)