Negeri jiran Malaysia, menduduki posisi ke-3 dengan volume pencarian tak lebih dari 20%-nya saja dari Indonesia. Padahal, pemerintah Malaysia juga turut mengecam Film Fitna tersebut. Tetapi yang marak di negeri asal penyanyi terkenal Siti Nurhaliza tersebut bukanlah ancaman atau pemblokiran situs, melainkan aksi pemboikotan produk-produk keluaran Belanda.
Kemudian pada posisi ke-2 untuk negara dengan volume pencarian tertinggi menggunakan kata kunci 'Fitna', adalah Belanda. Wajar saja, karena Belanda merupakan 'tanah kelahiran' film yang kontroversial tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa jadi karena pengguna Internetnya tidak banyak, atau masyarakat pengguna Internetnya tidak menjadi penasaran antaran statement keras pemerintahnya, atau bisa juga lantaran mereka menganggap film Fitna sebagai angin lalu.
Bagaimana menurut Anda sendiri? Sampaikan aspirasi Anda melalui diskusi khusus di detikINET Forum.
(dbu/dbu)