Awalnya, pasangan ini membeli rumah seharga USD 163.000 dengan harapan mendapatkan privasi dan ketenangan hidup. Namun setelah Google mengambil foto rumah mereka untuk ditampilkan di Street View, pasangan ini merasa terusik.
Karenanya seperti dikutip detikINET dari AHN, Senin (7/4/2008), mereka memutuskan menuntut Google atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi tuntutan tersebut, juru bicara Google Larry Yu menegaskan, Google menghormati kemauan mereka yang tak ingin gambar tertentu ditampilkan di situs. Bahkan jika perlu, Google akan segera menghapusnya.
Namun jawaban Google ini dianggap tak memuaskan. Pengacara dua sejoli tersebut menegaskan, apa yang dilakukan Google merupakan sebuah serangan terhadap privasi yang tak boleh terulang lagi di masa depan. (fyk/fyk)