Menurut pengamat telematika Mas Wigrantoro yang juga salah satu Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), pemerintah sebaiknya 'bergerak' secara orang pintar, jangan seperti preman.
"Akan lebih bijaksana bila mengajukan somasi dulu melalui forum yang tepat. Disini pemerintah Indonesia akan diuji. Kalau asal blokir saja, apa bedanya dengan preman?" tutur pria yang akrab dipanggil Mas Wig ini ketika berbincang dengan detikINET, Selasa (1/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mas Wig sendiri mengaku menggunakan YouTube sebagai salah satu materi pembelajaran di kelas yang diasuhnya. "Sebagai pengguna YouTube, saya merasa dirugikan jika YouTube ditutup. Supaya tidak dirugikan, lakukanlah dengan langkah hukum," tandasnya.
Langkah hukum yang dimaksud adalah dengan mensomasi YouTube. "Jika tidak berhasil ambil langkah hukum, kan sudah ada UU ITE. Tunjukkan Indonesia punya kekuatan," ujarnya lagi.
Bagaimana pendapat Anda? Sampaikan di tread khusus di detikINET Forum.
(dwn/dwn)