Video ini sudah nampang di YouTube dalam waktu sekitar sebulan. Dewan tersebut menyatakan, video yang diadukan dinilai mengandung kebencian rasial dan diskriminasi atas kaum Yahudi. Misalnya saja ada foto mantan pejabat Yahudi yang dibakar dalam video itu.
Stephen Kramer, Sekretaris umum Dewan Yahudi tersebut mengemukakan pada media bahwa pihak radikal memang memanfaatkan YouTube dalam melancarkan aksinya menghina kaum Yahudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mengatakan, sebenarnya YouTube sudah punya sistem penyaring untuk video yang dianggap tak pantas ditayangkan. (fyk/fyk)