Dua orang peneliti keamanan komputer melakukan 'penyamaran' untuk melihat dunia hitam pelaku phishing. Mereka pun terkejut bahwa banyak pelaku yang cukup ceroboh dalam menutupi jejak mereka dan menyimpan data yang dicuri.
Peneliti Nitesh Dhanjani dan Billy Rios, seperti dikutip detikINET dari DarkReading.com, Senin (4/2/2008), menemukan bahwa pelaku phishing kerap tidak sempat menutupi jejak mereka. Hal ini memungkinkan Dhanjani dan Rios melacak ke mana data curian itu dikirimkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ironisnya, korban pelaku phishing yang ceroboh ini akan mengalami kerugian lebih besar daripada korban penjahat yang lebih pintar. Pasalnya, data korban ditampilkan pada forum publik dan bisa disalahgunakan oleh banyak pihak, bukan hanya si pelaku.
(wsh/wsh)