Di Myanmar
Akses Internet Dibuka, Warnet Masih Ragu
- detikInet
Yangon -
Junta militer Myanmar akhirnya kembali membuka akses internet publik setelah lebih dari dua minggu memutusnya. Meski demikian, para pemilik warnet disana masih ragu-ragu untuk kembali buka.Menurut pengakuan salah seorang pemilik warnet di Myanmar, koneksi internet di negara ini telah kembali 'dibebaskan' pada Sabtu sore. "Tapi kami masih belum memutuskan apakah akan langsung kembali membuka warnet kami atau tidak," ujarnya.Tidak dijelaskan dasar pertimbangan para pemilik warnet ketika ingin membuka kembali warnetnya. Namun menurut mereka, pengguna internet Myanmar sangat antusias dengan dibukanya kembali akses ini dan sudah tidak sabar untuk kembali mencari beragam informasi di internet.Inquirer yang dikutip detikINET, Rabu (17/10/2007) melansir, pemutusan koneksi internet oleh Junta militer Myanmar beberapa waktu lalu didasari karena banyaknya pengguna internet di negara ini yang menggunakan akses dunia maya untuk mempublikasikan foto ataupun video di Myanmar yang kala itu tengah memanas.Bahkan, para blogger Myanmar pun harus bermain kucing-kucingan untuk menghindari sonsor Junta militer. Sehingga akhirnya diputuskan bahwa lalu lintas internet di Myanmar diputus dan warnet-warnet pun juga harus ditutup.Selain kembali membuka akses internet, Junta militer Myanmar juga memutuskan untuk memangkas jam malam menjadi empat jam. Dari yang sebelumnya berlaku enam jam yang dimulai dari pukul 10.00 pm hingga 4.00 am, kini dipangkas menjadi dimulai pukul 11.00 pm hingga 3.00 am.
(ash/ash)