Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pemerintah Cina Bungkam Kritikus Cyber

Pemerintah Cina Bungkam Kritikus Cyber


- detikInet

Beijing - Agaknya kebebasan pers di Republik Rakyat Cina masih berlangsung setengah hati. Pasalnya, pada bulan Agustus 2007, sedikitnya 30 jurnalis dan 50 cyber dissident (aktivis yang melakukan kritik melalui internet), ditangkap di Cina karena menyinggung pemerintah Cina. Dalam indeks kebebasan pers tingkat dunia, dari 167 negara, Cina menduduki peringkat ke-163.Kisah pembungkaman terbaru adalah penangkapan terhadap penulis sekaligus cyber dissident , Lu Gengsong. Lu ditangkap dengan tuduhan makar alias hendak menggulingkan pemerintah, demikian seperti dikutip detikINET dari AFP, Selasa (2/10/2007).Namun istrinya menolak tuduhan itu. "Semua tuduhan ini hanyalah isapan jempol. Pemerintah hanya ingin supaya dia bungkam," ujar Wang Xue'e, istri Lu. Lu diciduk sejak bulan Agustus 2007 namun baru pada awal Oktober ini menerima surat tuduhan dan penahanan resmi. Mantan pengajar yang beralih profesi menjadi aktivis ini mempublikasikan secara intensif masalah suap, termasuk buku 'Corrupted Officials in Cina' yang beredar di Hong Kong pada tahun 2000."Ia mengungkap banyak kasus penggusuran ilegal yang berhubungan dengan pemerintah propinsi dan pemerintah kota, terkait dengan masalah real estate dan developer," tutur Wang. Kasus penggusuran ilegal disebut-sebut telah menjadi masalah sosial utama di Cina. Di satu sisi, pemerintah Cina berjanji untuk melindungi kebebasan media dan individu menjelang Olimpiade 2008. Namun, di sisi lain 'Beijing' tetap bersikap garang pada orang-orang yang tak sepaham dengan kebijakannya. (wsh/wsh)




Hide Ads