Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pembangunan Digital Palestina Jadi Perhatian Board of Peace

Pembangunan Digital Palestina Jadi Perhatian Board of Peace


Fitraya Ramadhanny - detikInet

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid
Foto: Dok. Komdigi
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) adalah peluang untuk membantu Palestina. Pembangunan digital Palestina juga diperhatikan.

Menkomdigi mengatakan terkesan dengan hasil dari rapat perdana BoP yang cukup rinci membahas rencana rekonstruksi Palestina. Hal ini termasuk pembangunan infrastruktur digital.

"Mereka sudah sampai juga melihat bagaimana membangun infrastruktur digital. Bagaimana nanti pemerintahnya berbasis digital dan sebagainya. Itu sudah dipikirkan dari rapat pertama," kata Meutya kepada detikcom, Jumat (20/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bidang-bidang program pembangunan untuk Palestina menurut Meutya sudah jelas dan negara mana membantu di bidang apa. Respons BoP terhadap Indonesia menurut Meutya juga membanggakan karena sangat mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo.

"Ini fungsi kami di Komdigi bagaimana kebijakan yang baik ini harus jelas sampai ke masyarakat. Kita tidak mau ada kebingungan karena kita yakin kalau ini dijelaskan dengan jelas, masyarakat akan mendukung karena ini celah perdamaian untuk Palestina," kata dia.

ADVERTISEMENT

Meutya mengatakan dukungan dari masyarakat penting untuk mendukung langkah pemerintah membantu Palestina. Indonesia harus bisa dilihat solid oleh masyarakat internasional dan jangan sampai ada misinformasi di Tanah Air.

"Tidak ada kebijakan yang baik, bisa dilaksanakan dengan maksimal jika tidak didukung masyarakat, atau jika penyampaiannya salah, atau jika masyarakat mispersepsi, jika disinformasi terhadap itu luas," ujarnya.

Meutya mengatakan keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) sebagai sejarah baru dalam diplomasi RI untuk Palestina. Meutya mengatakan saat ini peran Indonesia dalam kemerdekaan Palestina cukup strategis.

"Ini sejarah baru maksudnya sebelum-sebelumnya kita melakukan pendekatan terhadap sikap kita untuk kemerdekaan Palestina dengan cara tentu setiap ada aksi serangan kita mengecam, di PBB kita mengecam. Tapi sulit sekali kita masuk dan terlibat aktif sebagaimana yang diamanahkan oleh konstitusi," kata Meutya.

Saksikan selengkapnya di program Blak-blakan detikcom tayang Senin.




(fay/agt)




Hide Ads