Kakek 84 Tahun Bekuk Penipu Online
- detikInet
Jakarta -
Toluwalade Alonge Owolabi, pria setengah baya berkebangsaan Nigeria ini sebelumnya mungkin tidak pernah menyangka aksi penipuan online yang biasa ia lakukan bakal terhenti di tangan kakek 84 tahun. Padahal, mungkin pada awalnya ia mengira dapat menipu dengan mudah kakek tersebut.Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Jumat (14/9/2007), awal dari akhir kisah dibekuknya pria yang tinggal di Toronto ini dimulai ketika ia mengirim e-mail kepada seorang kakek 84 tahun ini. Dalam e-mailnya pada pria renta tersebut, Owalabi mengaku tengah berbisnis dengan sebuah bank di Ghana, Afrika.Sebagai penjahat, ia pun coba melancarkan rayuan kepada kakek ini dengan mengatakan bahwa si kakek bisa mendapatkan bagian dari uang sebesar US$ 1,5 juta. Tapi dengan syarat, harus mentransfer sejumlah uang pada bank yang telah disebutkan.Pada awalnya, kakek ini memang terbujuk dengan penawaran Owolabi. Ia lalu mengirim uang sebesar US$ 30.000, jumlah ini masih kurang US$ 7500 dari yang telah ditentukan sebelumnya. Entah karena Owolabi terlalu rakus dan berniat menguras seluruh harta kakek ini, ia lantas berniat menagih kekurangan uang 'setoran' si kakek dengan mendatangi langsung ke rumahnya di Winnipeg, Kanada.Sialnya, si kakek sudah keburu sadar bahwa telah menjadi korban penipuan online. Dengan cerdik, ia lalu membiarkan si penjahat mendatangi rumahnya dengan sebelumnya melapor ke polisi untuk menyambut kedatangan Owolabi.Sudah barang tentu, Owolabi tidak berkutik begitu sampai di rumah kakek ini. Ia pun langsung digelandang polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sambil memikirkan betapa pintarnya si kakek ketimbang dirinya.
(fyk/ash)