Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Format Open XML Microsoft Ditolak ISO

Format Open XML Microsoft Ditolak ISO


- detikInet

Jakarta - Microsoft gagal dalam babak pertama upaya mereka menggolkan standar dokumen terbuka Office Open XML (OOXML) ke kancah internasional. Namun masih ada babak kedua.Badan Standardisasi Internasional (ISO) telah rampung melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah format OOXML akan diakui sebagai standar internasional ISO. Agar disetujui, Microsoft membutuhkan 2/3 dukungan dari negara anggota yang wajib memilih.Seperti dikutip detikINET dari Wired, Rabu (5/9/2007), hasil pemilihan tersebut hanya menunjukkan 53% suara positif. Padahal Microsoft butuh setidaknya 67 persen suara. Lebih lanjut, standar itu bisa juga disetujui jika paling tidak 3/4 anggota ISO menyetujuinya. Dalam pemilihan di tingkat yang lebih umum ini, Microsoft meraup 74 persen suara positif. Padahal, hanya satu atau dua suara lagi untuk menggolkannya. Microsoft disebut berharap OOXML diterima sebagai standar ISO agar Microsoft Office 2007 dan Windows Vista lebih banyak diadopsi oleh pemerintahan dan institusi besar lainnya. Kebanyakan pemerintahan mennsyaratkan dokumen disimpan dalam format standar ISO. Babak KeduaBabak kedua upaya ini akan digelar dalam sebuah pertemuan di Februari 2008. Dalam pertemuan itu Microsoft diperkirakan akan menyiapkan jawaban atas segala kritik dari negara-negara yang menolak. Beberapa kritik yang diajukan termasuk sulitnya format itu bekerja dalam bahasa selain Inggris maupun format tanggal yang berbeda. Kritik lain mempertanyakan ketidakcocokan format OOXML dengan Open Document Format (ODF) yang sudah terlebih dahulu disetujui ISO. Perancis mengusulkan agar format Open XML ini dipecah dua. Salah satunya digabungkan dengan ODF dan satu lagi dijadikan semacam extension untuk menjamin kompatibilitas dengan format dokumen Microsoft (Word atau Excel). Sebelum pemilihan berakhir, Microsoft sibuk menangani insiden upaya penyuapan yang hampir terjadi di Swedia. Kala itu salah satu karyawan Microsoft menawarkan insentif pada rekanan yang mau menjadi anggota badan standar dan menyetujui Open XML. Di Indonesia, format Open XML digunakan oleh Polri dalam program Child Exploitation Tracking System. Sedangkan dalam pemilihan di ISO, Indonesia memilih abstain (tidak memberikan suara). (wsh/wsh)





Hide Ads