Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sempat 'Mati', Situs Penjual Rekening 'Hidup' Lagi

Sempat 'Mati', Situs Penjual Rekening 'Hidup' Lagi


- detikInet

Jakarta - Sebuah situs yang menjual rekening bank yang sebelumnya sempat 'mati' alias ditutup kini kembali muncul. Masih sama seperti sebelumnya, rekening yang dijual hanya rekening atas nama Bank Central Asia (BCA) dan Bank Mandiri.Padahal tak berapa lama setelah kemunculan situs ini di awal tahun 2007, pengelola situs yang beralamat di www.jualrekening.com ini membuat iklan bahwa domain situs ini dijual. Saat itu, mereka beralasan terpaksa menutup situs tersebut karena mendapat surat peringatan dari bank.Harga yang ditawarkan ke pembeli domain pun tergolong tinggi, dengan harga terendah mencapai US$ 2.000 dan transaksi e-Gold serta akan diberikan ke pembeli tertinggi. Namun sepertinya rencana penjualan ini tidak berlanjut, karena kini aktivitas situs tersebut kembali beroperasi.Jika melihat rentetan kejadian di atas, bisa jadi si pengelola sengaja memajang keterangan 'domain ini ditutup dan dijual' pada saat itu. Pasalnya, hal itu bisa saja untuk menghindari tindakan hukum dari pihak bank yang telah mereka rugikan. Namun dalam pernyataannya di situs tersebut, si pengelola berkilah kembali membuka situs yang menjual rekening 'aspal' (asli tapi palsu) ini karena mempertimbangkan masukan dari pengguna Internet.Lebih MahalKetika disambangi detikINET, Rabu (5/8/2007), sepertinya tidak ada perubahan berarti dalam isi, tampilan sampai tata cara transaksi yang digunakan dari situs tersebut. Pengelolanya masih menjanjikan pengiriman buku tabungan, ATM beserta PIN, serta KeyBCA dan Token Mandiri, jika pembeli telah melakukan pembayaran.Pengelola situs ini nampaknya masih menampilkan desain situs yang telah ditutup terdahulu dengan menambahkan sedikit keterangan, misalnya terkait masalah harga. Jika dibandingkan dengan penampakannya di awal tahun 2007, harga dari rekening 'aspal' yang ditawarkan kali ini sepertinya lebih mahal. Kala itu harga untuk rekening saja yang mendapat buku tabungan, kartu ATM serta PIN pembeli harus merogoh kocek US$ 55. Tapi kini, harga itu melonjak menjadi US$ 100.Sedangkan untuk pembelian 1 Paket (Rekening BCA dan Mandiri lengkap dengan KeyBCA dan Token Mandiri) dengan diskon pembeli kini harus membayar $155, padahal sebelumnya hanya dibanderol US$ 150.Pengelolanya pun masih menggunakan alasan bahwa harga yang ditawarkan setimpal dengan resiko yang mereka hadapi. "Harga kami sepadan dengan resiko yang kami dapat waktu membuka rekening," sebut pernyataan di situs tersebut. (ash/wsh)






Hide Ads