Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indonesia Abstain Soal Open XML

Indonesia Abstain Soal Open XML


- detikInet

Yogyakarta - Indonesia merupakan salah satu negara yang bisa memberi suara soal nasib format dokumen terbuka besutan Microsoft, Open XML, di kancah internasional. Tapi Indonesia memilih abstain. Demikian yang diungkapkan oleh Ir. Kemal Prihatman M.Eng, Asisten Deputi Urusan Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi, Kementerian Riset dan Teknologi. Kemal mengungkapkan hal itu saat mewakili Menristek membuka Seminar Sosialisasi Jogja Goes Open Source di Yogyakarta, Selasa, (4/9/2007). Indonesia, ujar Kemal, beberapa waktu lalu diminta oleh badan standardisasi internasional (ISO) untuk ikut memilih apakah format dokumen terbuka Open XML rancangan Microsoft akan diterima sebagai standar atau tidak oleh ISO. "Namun setelah beberapa pemungutan suara, baik di kalangan Kementerian Ristek maupun pihak terkait ternyata tidak ada kesepakatan bulat. Separuh mendukung, separuh tidak. Makanya kami memutuskan untuk tidak memberikan suara," ujar Kemal dalam acara yang digelar di University Center, Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. Secara pribadi, Kemal mengaku lebih mendukung penerapan Open Document Format (ODF). Hal ini karena format itu dalam bentuk Open Source sehingga bisa digunakan secara lebih murah dan legal. ODF saat ini sudah ditetapkan oleh ISO sebagai standar internasional. Pada kesempatan itu Kemal juga menyatakan dukungannya untuk Jogja Goes Open Source sebagai bagian dari Indonesia Goes Open Source. Hal ini, menurut Kemal, merupakan upaya agar Indonesia bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan TI-nya dan tidak dikenal lagi sebagai sarang pembajak. (wsh/wsh)






Hide Ads