Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pembajakan Bikin 'Bodoh' Generasi Muda?

Pembajakan Bikin 'Bodoh' Generasi Muda?


- detikInet

Yogyakarta - Pembajakan akan mencerdaskan bangsa. Benarkah?Jika kita amati, di satu sisi dengan adanya software bajakan yang bisa dibeli dengan harga sangat terjangkau, generasi muda bisa belajar banyak hal karena tak perlu merogoh kocek banyak-banyak untuk belajar sesuatu. Di lain sisi, pembajakan pastinya membuat sang vendor software merugi dan vendor tentu tidak akan membiarkan piranti lunaknya dibajak terus-terusan.Apakah pembajakan benar-benar mencerdaskan anak bangsa? Tidak menurut Indra Sosrodjojo, Direktur Andal Software, salah satu pengembang software lokal di sela-sela Seminar Pendidikan Sekolah Bertaraf Internasional yang digelar di Hotel Sahid Yogyakarta, Rabu (30/05/2007).Menurut Indra, pembajakan justru menjadikan generasi muda tidak kreatif. Mereka jadi malas berkarya padahal orang Indonesia punya banyak potensi. Selain itu pembajakan juga menjadikan industri software lokal tidak bergairah.Pembajakan membuat para developer software lokal memilih lari ke luar negeri. Walhasil, industri software lokal tidak bisa bersaing dengan perusahaan asing. Inilah salah satu yang membuat industri TI (Teknologi Informasi) di Indonesia tidak berkembang.Menurut Indra, selama pembajakan masih merajalela maka industri software lokal tidak bisa berkutik. Katakanlah para developer lokal berhasil mengembangkan dan membuat software bagus lalu berniat menjual software tersebut dengan kisaran harga Rp 1 juta, mereka akan kesusahan menjualnya.Software tersebut akan dibilang mahal karena konsumen membandingkannya dengan software lain yang lebih handal yang notabene barang bajakan dan dijual dengan harga sangat murah."Value softwarenya (software lokal-red) dianggap tidak ada," ungkap Indra Sosrodjojo, Direktur Andal Software yang merupakan salah satu pengembang software lokal.Untuk menggairahkan industri software lokal, menurut Indra yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan menekan pembajakan dan menaikkan harga software. Dengan ditekannya pembajakan maka harga software akan naik dan disinilah para pemain software lokal bisa masuk menjual software mereka.Indra juga menilai upaya kerja sama yang dilakukan Business Software Alliance (BSA) dengan aparat hukum untuk memberantas software bajakan cukup baik. Menurut Indra, jika upaya tersebut terus dijalankan kemungkinan angka pembajakan di Indonesia bisa turun menjadi 80 persen pada tahun 2009. (dwn/dwn)





Hide Ads