Pemerintah Hanya Punya Rp 1,5 M Untuk Sensus Komputer
- detikInet
Jakarta -
Menkominfo Sofyan A. Djalil mengatakan pihaknya hanya sanggup menyediakan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk menyensus setiap komputer di seluruh instansi pemerintahan."Kalau (Badan Pusat Statistik meminta dana sensus) Rp 5 miliar, tidak ada dananya," ujarnya ketika ditemui di sela rapat dengan Komisi I DPR, Jakarta, Kamis (22/3/2007) malam."Kita cuma punya Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar," katanya lagi.Sofyan berpendapat, sensus tidak harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui jumlah yang dikehendaki. Menurutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) cukup mengambil sampel dari kantor pemerintah di beberapa kota saja. "Ya, asalkan metodologinya tepat," ujarnya.Sekedar mengingatkan, Depkominfo meminta BPS untuk melakukan sensus ke tiap kantor pemerintah yang ada di pelosok Indonesia untuk mendata jumlah komputer yang ada. Setelah terdata, baru kemudian diketahui berapa komputer yang perlu dilegalisasi sistem operasi dan softwarenya."Untuk legalisasi softwarenya nanti akan melalui mekanisme tender," tukas Sofyan. Tender, ujarnya, boleh diikuti oleh seluruh penyedia software, baik itu proprietary maupun opensource.Ia menegaskan, pihaknya tidak lagi memperpanjang nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan raksasa software Microsoft. "Karena memang dari awalnya MoU itu tidak mengikat jadi tidak dilanjutkan. Hanya semangat legalitasnya saja yang kita pertahankan demi menjunjung tinggi hak atas kekayaan intelektual," tandasnya.
(rou/dwn)