Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pemerintah Bersiap Awasi Trafik Internet Indonesia

Pemerintah Bersiap Awasi Trafik Internet Indonesia


- detikInet

Jakarta - Rencana pengawasan trafik Internet di Indonesia makin matang. Tim pelaksana akan ditetapkan bulan ini, dan perangkat pengawasan siap ditenderkan untuk tahap kedua.Pengawas trafik Internet yang akan tergabung dalam Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) sedang dalam proses pemilihan. Bulan Maret ini, tim evaluasi operasional ID-SIRTII menargetkan sudah ada nama-nama yang duduk dalam tim pelaksana ID-SIRTII.Anggota tim evaluasi operasional ID-SIRTII Heru Nugroho mengatakan, anggota tim pelaksana ID-SIRTII haruslah orang yang memiliki independensi, dan diutamakan dari kalangan akademis.Menurut Heru, tim pelaksana akan diketuai seorang ketua tim yang bertindak sebagai koordinator dan memiliki dua orang wakil ketua, ditambah tim teknis yang jumlahnya bisa belasan orang."Tim pelaksana rencananya Mei sudah siap untuk beroperasi," kata Heru kepada detikINET, Selasa (13/3/2007). Sementara itu, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, saat ini tengah bersiap menggelar tender perangkat pengawasan trafik Internet untuk tahap kedua.Kepala Bagian Umum dan Humas, Ditjen Postel, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan tender tahap kedua ini ditujukan untuk melengkapi peralatan ID-SIRTII yang telah ada, serta awak yang akan mengoperasikannya.Ditemui di kantornya, Senin (12/3/2007), Gatot mengatakan perangkat ID-SIRTII hasil tender penyediaan sebelumnya telah comply dan telah terpasang. "Itu sebabnya sekarang kita membutuhkan awak untuk mengoperasikannya," tukasnya.Pada tender pengadaan perangkat tahap pertama yang digelar tahun 2006, perusahaan yang memenanginya adalah PT Esa Mandiri Teknologi dengan nilai penawaran sebesar Rp 4,08 miliar. Nantinya, perusahaan ini juga berkewajiban untuk melatih awak ID-SIRTII untuk mengoperasikan perangkat tersebut.Direktur Telekomunikasi Ditjen Postel, Budi Santoso, mengatakan penawaran terendah tidak otomatis memenangkan tender. Karena selain melihat faktor harga, tandasnya, sekitar 40% sisanya diperhitungkan dari bobot teknis yang diajukan peserta tender. ID-SIRTII merupakan lembaga yang dibentuk sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Pengamanan Pemanfaatan Jaringan Telekomunikasi Berbasis Protokol Internet. Tugas-tugas ID-SIRTII mencakup perekaman log file penggunaan internet dari seluruh penyedia jasa internet di Indonesia.Heru Nugroho menegaskan bahwa tim ini tidak akan mengawasi konten Internet. "Hanya trafiknya saja yang akan diawasi," tegasnya. (rou/nks)





Hide Ads