Singapura terancam Militan Internet
- detikInet
Singapura -
Individu-individu radikal yang menyerap ajaran militan dari Internet, menjadi ancaman baru bagi negara kota Singapura.AFP yang dikutip detikINET, Minggu (4/3/2007) melansir, Menteri Dalam Negeri Singapura Wong Kan Seng mengatakan bahwa pemerintah telah menginvestigasi sejumlah kecil warga Singapura yang diduga telah terpengaruh paham Islam radikal yang mereka baca di Internet.Ada sekitar 6.000 situs di Internet yang berisikan ideologi Islam militan. Wong menilai situasi ini memicu munculnya individu-individu yang menumbuhkan paham radikal dalam dirinya sendiri."Departemen Keamanan Dalam Negeri telah menginvestigasi sejumlah kecil warga Singapura yang tertarik dengan paham-paham teroris dan radikal di media massa, khususnya Internet," ujar Wong.Salah satunya adalah seorang remaja Muslim yang percaya dan tergiur untuk berkorban di "perang suci" atas nama agama, tanpa memperdulikan dasar ajaran tersebut. Remaja tersebut juga mengidolakan Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaeda yang dituding bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.Wong mengatakan, saat ini pemerintah bekerjasama dengan pemimpin agama setempat dengan juga menjadikan Internet sebagai sarana membendung berkembangnya paham radikal. Salah satu langkah yang dilakukan, Wong menunjuk Muhammad Haniff Hassan, seorang peneliti dan analis di S. Rajaratnam School of International Studies, untuk membuat blog dan menulis buku untuk meluruskan pemahaman akan ideologi radikal dan militan.
(nks/dwn)