Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Komputer Bantuan Jepang akan Sambangi 500 Sekolah di DIY

Komputer Bantuan Jepang akan Sambangi 500 Sekolah di DIY


- detikInet

Yogyakarta - Sebanyak 500 sekolah akan menerima bantuan komputer yang merupakan bantuan lunak dari Jepang. Sekolah-sekolah yang menerima bantuan haruslah memenuhi syarat-syarat khusus.Sugito, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengungkapkan bahwa proyek ini ditujukan untuk menyediakan sarana pembelajaran yang interaktif dan komunikatif bagi para murid sekolah dasar dan menengah pertama. "Masing-masing sekolah yang sesuai dengan syarat akan mendapatkan 21 unit komputer lengkap dengan aplikasi multimedia dan Internetnya," kata Sugito saat dihubungi detikINET, Kamis (24/1/2007). Lebih lanjut Sugito menjelaskan, sekolah penerima bantuan haruslah sekolah yang prospektif, dalam artian memiliki banyak murid dan tentu saja sudah memiliki aliran listrik dan telepon. "Sekolah-sekolah di daerah terpencil menjadi prioritas utama dari pembagian komputer ini, tentu saja dengan syarat sudah memiliki aliran listrik dan telepon," ujarnya.Pengadaan bantuan komputer ini merupakan bentuk kerjasama Departemen Keuangan Republik Indonesia dengan Japan Bank International Corporation (JBIC). Dalam pelaksanaannya, kerjasama tersebut ditangani oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Departemen Komunikasi dan Infromatika (Depkominfo). Sementara pendistribusian komputer akan ditangani oleh Departemen Pendidikan Nasional.Proyek kerjasama yang berwujud pinjaman lunak dari JBIC ini diharapkan akan terealisasi pada Maret atau April 2008.Sugito menjelaskan, bantuan tersebut diikuti dengan pembekalan pengetahuan komputer dan Internet untuk guru-guru. "Hingga kini pelatihan-pelatihan untuk guru terus diadakan di gedung BLPT (Balai Latihan Pendidikan Teknik-red) DIY," ujarnya.Sementara itu, sejalan dengan upaya mewujudkan pendidikan berbasis Internet, Dinas Pendidikan tengah menyiapkan portal pendidikan www.jogjabelajar.org, yang peluncurannya diperkirakan berlangsung bulan depan.Hingga saat ini, Sugito menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan masih berkoordinasi dengan Pusat Teknologi Komunikasi (Pustekom) yang bertindak sebagai perancang dan pemateri portal. Harapannya, portal tersebut dapat menjadi sarana yang tepat bagi siswa dan guru dalam proses belajar-mengajar mereka. (nks/nks)




Hide Ads