Terkait MoU Pemerintah - MS
Made Wiryana: Oke, Beli Beberapa Lisensi MS
- detikInet
Jakarta -
I Made Wiryana, akademisi dan penggiat open source, memberikan alternatif pilihan untuk penggunaan aplikasi legal terkait MoU Pemerintah dan Microsoft, sehingga dana yang dikucurkan tidak terlampau besar.Seperti diketahui, kabar yang beredar menyebut perjanjian Pemerintah dan Microsoft meliputi pembelian lisensi Windows sebanyak 35.496 lisensi dan Microsoft Office sebanyak 177.480 lisensi. Menurut hitung-hitungan Made, dana yang harus dikucurkan pemerintah yang disesuaikan dengan harga lisensi selama tiga tahun sekitar US$ 145 juta ( $ 1 = Rp 9116, sumber detikcom) dirasa sangat besar."Coba ambil aja US$ 50 juta untuk bayarin orang top bikin distro yang cakep," ujar Made ketika dihubungi detikINET, Kamis (21/12/06).Lebih baik dana tersebut dipakai untuk mengakselarasi pengembangan dalam negeri, disamping itu mereka juga bisa didampingi sumber daya manusia lokal, sehingga bisa terjadi transfer pengetahuan. "Jadi bukan saja ada solusi open source, SDM lokal juga bisa jadi pinter-pinter," tambahnya.Hal tersebut dianggap Made, yang juga Ketua Tim Teknis pengembangan sistem untuk situs PresidenSBY.info ini, bisa membuat Indonesia tidak tergantung pada suatu vendor.Berkaitan dengan kebutuhan pengguna komputer di Indonesia, Made mengganggap tidak semua komputer hanya bisa pakai Windows. "Misalkan kalau aplikasi GIS atau aplikasi tertentu yang terlanjur di Windows, ya oke beli beberapa lisensi Microsoft saja. Tapi untuk penggunaan normal, saya rasa bisa direplace dengan open source, nanti bertahap aplikasi khusus yang tadi di-port ke open source," tandasnya.
(ash/dbu)