Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2007, Sigma Incar Tender di Pemerintahan

2007, Sigma Incar Tender di Pemerintahan


- detikInet

Jakarta - PT Sigma Cipta Caraka mengaku sangat berminat untuk mengikuti tender TI yang akan digelar di berbagai lembaga pemerintahan. Salah satunya, tender ID-SIRTII jilid dua. Pada November 2006, Sigma Cipta Caraka (Sigma) telah mengikuti tender pengadaan perangkat di Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII). Sigma memang tidak menang dalam tender lembaga yang dikenal juga sebagai Badan Pengawas Internet itu.Meski demikian, Sigma mengaku siap mengikuti tender ID-SIRTII jilid kedua. Tender yang akan digelar pada 2007 itu merupakan tender untuk operasional ID-SIRTII. "Itu lebih sesuai kompetensi kami, daripada yang sebelumnya kan hanya perangkat," ujar Djarot kepada wartawan di Warung Daun, Pakubuwono, Jakarta, Selasa (5/12/2006).Selama ini Sigma telah terlibat dalam beberapa proyek Teknologi Informasi (TI) di pemerintahan. Salah satunya adalah untuk frequency management dan sistem payment gateway di Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi. Selain itu Sigma juga terlibat dalam sistem sentralisasi di Bank Indonesia.Sektor pemerintah, ujar Djarot, menarik Sigma karena terkait dengan layanan publik. Jika TI untuk layanan publik meningkat, lanjutnya, diharapkan sektor lain juga akan menyusul. Fokus di ServicesSecara umum, ujar Djarot, Sigma akan fokus pada menyediakan services TI. "Istilahnya software competency based services, jadi berbasis solusi," ia menjelaskan.Sektor services TI di Indonesia, menurut Djarot, mencapai 12 persen sektor TI keseluruhan. Pertumbuhan sektor services pada 2007 diperkirakan akan mencapai 20 persen.Dari sisi industri, fokus Sigma adalah Industri Keuangan, Telekomunikasi, dan beberapa industri manufacturing. Sigma juga akan 'menjajakan' services tersebut di semua sektor, mulai dari pemerintahan daerah, pemerintahan pusat, hingga ke luar negeri.Sigma memang merupakan satu dari sedikit perusahaan piranti lunak Indonesia yang produknya menembus pasaran luar negeri. Djarot menyebutkan negara seperti Filipina, Pakistan, dan daerah Mongolia (Cina) yang telah dijajaki Sigma. Produk Sigma di sebuah perusahaan di Filipina pun telah mencapai tahap implementasi. Sedangkan di Mongolia Sigma pernah mengerjakan ATM Management untuk sebuah jaringan perbankan. (wsh/wsh)





Hide Ads