Pengusaha Elektronik Ungkap Penyebab Set Top Box Mahal

Pengusaha Elektronik Ungkap Penyebab Set Top Box Mahal

ADVERTISEMENT

Pengusaha Elektronik Ungkap Penyebab Set Top Box Mahal

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 07 Des 2022 18:13 WIB
Pemerintah memastikan siaran TV analog di Jabodetabek akan dimatikan pada tanggal 2 November 2022.
Produsen elektronik mengungkapkan penyebab harga Set Top Box (STB) yang mendadak mahal (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Harga Set Top Box (STB) yang mendadak mahal usai diterapkannya suntik mati TV analog membuat masyarakat resah. Produsen elektronik mengungkapkan harga STB mahal belakangan ini.

Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) mengatakan faktor supply and demand atau pasokan dan permintaan dari pasar menjadi salah satu faktor mengapa harga set top box TV digital mahal.

"Mahal atau enggaknya set top box itu tergantung beli dari mana," ujar Wakil Ketua Bidang Regulasi Asosiasi Gabel, Joegianto kepada detikINET, Rabu (7/12/2022).

Joegianto menuturkan berkaca penghentian siaran TV analog dan digantikan TV digital atau Analog Switch Off (ASO) sering diundur penerapannya, dari yang seharusnya dilakukan pada 17 Agustus 2021, kemudian dialihkan pada 30 Maret 2022, tetapi jadinya dilakukan 2 November 2022 sesuai batas akhir seperti diamanatkan Undang-Undang No 11 Tahun 2022.

Namun kenyataan di lapangan, pada 2 November itu tidak seluruh wilayah siaran di Indonesia dilakukan migrasi TV analog ke digital. Hal itu, menurut Joegianto, mempengaruhi orang untuk menunda pembelian set top box.

Ketika wilayahnya terdampak ASO, seperti Jabodetabek kemarin, Joegianto mengatakan masyarakat jadi kalang kabut untuk segera membeli perangkat STB karena televisinya mendadak mati. Hal itu yang membuat toko elektronik diserbu.

"Jadi, toko yang punya stok STB ini kaget. Dalam situasi ini, pedagang tentunya ingin cari profit dengan menaikkan harga dari yang tadinya dijual Rp 250 ribu menjadi Rp 275 ribu. Namanya toko nggak banyak stok tapi ingin meraup untung. Ada supply and demand. Ini yang tidak bisa kita kontrol karena bukan otoritas Gabel," tuturnya.

Di sisi lain, pedagang juga ketika kehabisan stok STB, maka mereka perlu waktu untuk mendatangkan barang dari distributor. Hal ini juga yang juga mempengaruhi harga set top box di pasaran.

Gabel sendiri tetap berusaha mengendalikan harga set top box. Hanya saja itu ranah di toko resmi, yang mana harganya masih terjangkau dan tidak lebih dari Rp 300 ribu.

"Dari Gabel kita intruksikan ke brand yang di official store itu dijaga, itu ada 46 brand, official semua dan tidak ada yang harganya lebih dari Rp 300 ribu kalau di official store," pungkasnya,



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT