Kominfo Ungkap 5 Dugaan Bocor Data November Ini, Ada PeduliLindungi

Kominfo Ungkap 5 Dugaan Bocor Data November Ini, Ada PeduliLindungi

ADVERTISEMENT

Kominfo Ungkap 5 Dugaan Bocor Data November Ini, Ada PeduliLindungi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 23 Nov 2022 14:15 WIB
Data Penduduk Bocor
Foto: Data Penduduk Bocor (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan telah menerima 33 laporan insiden pelanggaran Pelindungan Data Pribadi (PDP) sepanjang tahun 2022, di mana terdapat lima kasus dugaan kebocoran data pribadi yang terjadi pada bulan November ini.

Hal itu dipaparkan dalam Rapat Kerja Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dengan Komisi I DPR, Rabu (23/11/2022).

Sejak tahun 2019 sampai November 2022, Kominfo melakukan audit compliance terhadap 77 kasus pelanggaran PDP. Dari 77 kasus, 58 kasus telah ditangani dan 19 kasus masih dalam proses penanganan.

Pada 8 November insiden pelanggaran PDP terjadi pada platform jual-beli barang secara online, Carousell. Kemudian dihebohkan dengan data bocor MyPertamina dua hari kemudian.

Tak lama berselang laporan insiden pelanggaran data pribadi juga terjadi pada aplikasi PeduliLindungi pada 15 November, Lazada pada 16 November, dan 'Forum' Mobile Legends pada 18 November.

"Insiden PDP di Caraousell, Lazada, dan 'Forum' Mobile Legends dilaporkan oleh pihak PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik-red) kepada pihak Kominfo. Kominfo sedang mendalami dalam rangka pemberian rekomendasi-rekomendasi terhadap tiga PSE tersebut," " ujar Johnny.

Sedangkan insiden pelanggaran PDP yang terjadi pada MyPertamina dan PeduliLindungi, Menkominfo mengatakan itu merupakan dugaan kebocoran data pribadi yang dilakukan peretasan oleh Bjorka.

"Dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini atas dugaan kebocoran data MyPertamina, Kominfo melakukan penelusuran dan pengujian atas sampel yang beredar di forum jual-beli data

"Kominfo meminta klarifikasi secara resmi kepada Pertamina Patra Niaga. Sampai dengan saat ini masih ada pembicaran dan belum ada tanggapan resmi tersurat kepada kami," sambungnya.

Menkominfo menambahkan terkait dugaan kebocoran data di PeduliLindungi, Kominfo juga meminta klarifikasi persoalan tersebut kepada Kementerian Kesehatan sebagai penyelenggara sistem elektronik.

"Dan telah menerima laporan insiden dari Kementerian Kesehatan pada 17 November lalu, di mana disampaikan bahwa Kementerian Kesehatan sedang berkoordinasi dengan PT Telkom selaku prosesor data dan BSSN terkait uji forensik digital. Jadi, prosesnya sedang berjalan," imbuh Johnny.

Kemudian laporan insiden pelanggaran PDP di Lazada, kata Johnny itu dikarenakan sebagai akibat dari kelalaian penjual atau merchant yang mengakibatkan terjadinya akses tidak sah. Kominfo pun tengah mempersiapkan rekomendasi untuk persoalan yang dihadapi oleh Lazada tersebut.

"Forum Mobile Legends, pihak Moonton saat ini tengah investigasi internal dan menyakini sumber data file yang dibagikan berasal dari akun seorang moderator yang bertugas untuk melakukan diskusi-diskusi aktif dalam forum yang terkait dengan game Mobile Legends," kata Menkominfo.

"Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh PSE yang dalam hal ini Moonton bahwa kebocoran data pribadi bukan berasal dari sistem internal mereka dan investigasi internal masih berlangsung. Maka, Kominfo dalam memberikan rekomendasi terkait pengelolaan data pribadi dan meminta Moonton untuk mengirimkan hasil investigasinya kepada Kominfo," pungkasnya.



Simak Video "Soal Kebocoran Data, Menkominfo Ngaku Belum Ditanggapi MyPertamina"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT