TV Analog Dimatikan 2 Jam Lagi, Kominfo Gelar Acara Hitung Mundur

TV Analog Dimatikan 2 Jam Lagi, Kominfo Gelar Acara Hitung Mundur

ADVERTISEMENT

TV Analog Dimatikan 2 Jam Lagi, Kominfo Gelar Acara Hitung Mundur

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 02 Nov 2022 22:10 WIB
Suasana Jelang Dimatikannya TV Analog di Kominfo
Suasana di Kominfo jelang suntik mati TV analog (Foto: Agus Tri Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Tepat pukul 24.00 WIB pada 2 November 2022 ini siaran TV analog akan dimatikan oleh pemerintah. Jelang suntik mati TV analog yang tinggal menghitung jam ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sampai menggelar acara khusus.

Acara yang dilakukan di halaman kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu malam ini dipersiapkan sebagai penanda hitung mundur Analog Switch Off (ASO) atau peralihan siaran TV analog ke TV digital.

Pemantauan detikINET di lokasi acara, Rabu (2/11/2022) tampak tenda berukuran besar didirikan yang nantinya diisi peresmian berakhirnya siaran analog yang sudah mengudara sekitar 60 tahun di Indonesia.

Berdasarkan informasi, detik-detik dimatikannya siaran TV analog dan digantikan TV digital ini akan dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.

Implementasi dimatikannya siaran TV analog dan digantikan TV digital ini berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

Dalam aturan di atas disebutkan bahwa pelaksanaan penghentian siaran analog itu paling lambat pada 2 November 2022 pukul 24.00 WIB.

Kepada masyarakat mampu, Kominfo mengimbau agar membeli set top box secara mandiri dengan harga sekitar Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu.

Sementara itu, sesuai amanat PP No 46 Tahun 2021, Kominfo dan Penyelenggara Multipleksing telah melakukan distribusi bantuan alat bantu siaran digital berupa set top box gratis kepada rumah tangga miskin ekstrem.

Adapun kriteria penerima bantuan tersebut berdasarkan Percepatan Pensasaran Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Sementara itu, kriteria penerima bantuan di Jabodetabek itu bersumber rumah tangga miskin (RTM) yang telah terdaftar pada data carik desil 1 Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, Kominfo menyediakan akses kontak melalui layanan nomor telepon 159 atau chatbot WhatsApp di nomor 08118202208 untuk pengaduan bagi warga yang berhak tapi belum mendapatkan bantuan set top box gratis tersebut. Selain itu tersedia pula informasi ASO ini di situs Kominfo.



Simak Video "Hitung Mundur Siaran TV Analog Dimatikan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT