Cara TV Tabung Bisa Menerima Siaran TV Digital

Cara TV Tabung Bisa Menerima Siaran TV Digital

ADVERTISEMENT

Cara TV Tabung Bisa Menerima Siaran TV Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 31 Okt 2022 15:15 WIB
Close-up of a remote control sitting on a couch in an empty modern living room.
Cara TV Tabung Bisa Menerima Siaran TV Digital. Foto: Getty Images/Melissa Ross
Jakarta -

Dalam hitungan dua hari lagi, siaran TV analog akan dimatikan oleh pemerintah. Bagi para pemilik TV tabung jangan berkecil hati, sebab masih bisa dapat menerima siaran TV digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan proses Analog Switch Off (ASO) rampung pada 2 November 2022. Dengan kebijakan tersebut, siaran analog akan menemukan masa pensiunnya dan digantikan siaran digital.

Untuk mengubah TV tabung atau TV analog dapat menangkap siaran TV digital terbilang cukup mudah, yakni menggunakan alat tambahan bernama Set Top Box (STB). Perangkat tersebut telah tersedia di pasaran, baik offline maupun online dengan rentang harga Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribuan.

"Tidak berarti TV tabung tidak bisa menerima digital, bisa (menerima siaran TV digital) asal dipasang set top box," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate beberapa waktu lalu.

Cara TV Tabung Tangkap Siaran TV Digital:

  1. Berada di wilayah yang terdapat siaran TV digital. Untuk mengetahui hal tersebut, bisa menggunakan aplikasi Sinyal TV Digital yang disediakan oleh Kominfo
  2. Tidak perlu ganti antena, Kominfo menyebutkan kalau antena UHF yang lama bisa dipakai untuk menangkap sinyal digital
  3. Pasang set top box yang sudah tersertifikasi Kominfo
  4. Pasangkan kabel RCA di TV yang terhubung ke STB. Begitu juga kabel HDMI
  5. Lalu, menyalakan TV dan STB dan masuk ke menu setting/pengaturan kemudian pilih HDMI. Kalau TV kalian tidak ada HDMI, maka pilih menu AV
  6. Setelah itu, pilih menu scan atau pencarian yang nantinya secara otomatis mendeteksi siaran TV digital di sekitar wilayah detikers


Sementara itu, Kominfo bersama penyelenggara multipleksing (mux) juga membagikan set top box gratis kepada rumah tangga miskin. Sebanyak 6,7 juta unit dibagikan ke seluruh Indonesia. Hanya saja yang berhak mendapatkannya adalah mereka keluarga rumah tangga miskin ekstrem.

Menkominfo menyatakan dimatikannya TV analog akan dilaksanakan sesuai jadwal, yaitu 2 November 2022. Akan tetapi dalam kebijakan terbaru, ASO tidak dilakukan serentak di tanggal itu, melainkan secara bertahap.

"Dapat kami sampaikan dari 514 kabupaten kota di Indonesia, yang akan dilakukan ASO saat ini pada 2 November, yaitu 8 kota dan kabupaten di 4 wilayah siaran, telah dilaksanakan ASO pada bulan April yang lalu," kata Menkominfo pada Senin (24/10/2022).

Begitu juga Jabodetabek yang terdiri dari 9 kabupaten dan kota akan dilaksanakan migrasi TV analog ke digital pada 2 November 2022 bersama 173 kabupaten kota non terrestrial atau yang tidak ada layanan televisi terrestrial. Sedangkan kota dan kabupaten sisanya akan menyusul sesuai kesiapan masing-masing wilayah.

"Dengan demikian ada 222 kabupaten kota yang total ASO (di 2 November-red) dan masih terdapat 292 kabupaten kota yang akan kita lakukan ASO sesuai kesiapan kesiapan wilayah," pungkas Menkominfo.

Implementasi suntik mati TV analog ini berdasarkan sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Lapangan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021.



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT