Siaran TV Analog di Jakarta Dimatikan, Ini Cara Nonton TV Digital

ADVERTISEMENT

Siaran TV Analog di Jakarta Dimatikan, Ini Cara Nonton TV Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 25 Agu 2022 07:47 WIB
Perbandingan TV digital dan analog
Siaran TV Analog di Jakarta Dimatikan, Ini Daftar TV Digital Resmi. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta, menuju peralihan menuju siaran TV digital setelah dimatikannya siaran TV analog. Bagi masyarakat, kalian bisa mengecek apakah televisi kalian sudah TV digital atau masih TV analog.

Sebab, apabila detikers tidak menyiapkannya, maka siaran televisi yang biasa ditonton tidak bisa dilakukan. Untuk menikmati siaran digital caranya cuma dua, yakni TV analog dibantu dengan alat Set Top Box (STB) atau televisi yang sudah mendukung siaran TV digital karena sudah memiliki teknologi Digital Video Broadcasting-Second Generation Terrestrial (DVB-T2).

Khusus untuk opsi kedua, berdasarkan data yang sudah dimutakhir per 4 Juni 2022, sebanyak 850 tipe atau model perangkat televisi telah mendapatkan sertifikasi Kominfo.

Daftar TV digital yang tersertifikasi tersebut berasal dari berbagai merek beserta model dan tipe, seperti Samsung, LG, Panasonic, Mito, LG, Realme, Polytron, Cooccaa, Changhong, Sanken, Sharp, Aqua, Akari, Philips, Toshiba, Sony, Hisense, hingga Realme masuk daftar TV digital tersertifikasi Kominfo.

Menonton siaran TV digital tanpa perlu set top box adalah langsung dari perangkat TV digital, bukan dari TV analog. Sebab, kalau masih dari TV analog itu harus pakai set top box.

Cara tahu TV sudah bisa menerima siaran TV digital:

  1. Kunjungi https://siarandigital.kominfo.go.id/
  2. Klik menu perangkat TV digital di bagian atas layar
  3. Akan ada tiga pilihan kategori yakni nama perangkat, merek, dan model/tipe
  4. Pilih kategori Televisi pada bagian perangkat dan masukkan merek dan model TV yang yang dimiliki
  5. Nama model TV akan tersedia jika masuk dalam TV digital.
  6. TV Digital ini sudah memiliki mendukung DVB-T2. Jadi, tidak perlu memakai alat tambahan set top box lagi untuk menangkap sinyal digital.

Kominfo menyebutkan perangkat set top box dan TV digital harus memenuhi persyaratan yang berlaku, seperti dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 4 Tahun 2019 tanggal 28 Juni 2019 tentang Persyaratan Teknis Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi untuk Keperluan Penyelenggaraan Televisi Siaran dan Radio Siaran.

"Setiap perangkat televisi digital dan dekoder set top box DVB-T2 yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia diwajibkan untuk memperhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai peraturan perundang-undangan," tutur Kominfo.

Dimatikan Secara Multiple ASO

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memutuskan untuk menghentikan siaran TV analog lalu beralih ke siaran TV digital tidak dilakukan dalam tiga tahap lagi, melainkan multiple ASO. Apa itu multiple ASO?

Proses migrasi TV analog ke digital sebenarnya sudah berlangsung sejak 30 April lalu, yang mana itu termasuk ke dalam penerapan ASO Tahap 1. Namun saat diterapkan, dari 56 wilayah siaran di 166 kabupaten, hanya baru dilakukan empat wilayah siaran di delapan kabupaten/kota.

Kini menjelang diberlakukannya ASO Tahap pada 25 Agustus, Kominfo melakukan perubahan metode cara penghentian siaran TV analog dengan cara multiple ASO. Multiple ASO adalah penerapan penghentian siaran TV analog yang dilakukan secara terus-menerus sampai batas akhir migrasi penyiaran pada 2 November 2022.

"Kita untuk digitalisasi televisi di Indonesia kan diputuskan akan dilakukan multi tahap atau tahap berganda, multiple ASO," ujar Menkominfo Johnny G. Plate.

"Akan dilakukan banyak ASO sesuai kesiapan wilayahnya. Secara teknis nanti analog itu mati hidup, mati hidup, tergantung masalah teknis. Sampai suatu hari di tanggal tertentu diumumkan menjadi full ASO," sambungnya.



Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT