Situs PSE Sempat Diretas, Kominfo Curhat Diserbu Jutaan Serangan

ADVERTISEMENT

Situs PSE Sempat Diretas, Kominfo Curhat Diserbu Jutaan Serangan

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 29 Jul 2022 17:00 WIB
Unisa Bicara soal Sanksi ke Mahasiswi Viral Komentar Pasang Kateter (Ilustrasi Smartphone)
Situs PSE Sempat Diretas, Kominfo Curhat Diserbu Jutaan Serangan. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Sempat geger situs daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Kominfo diretas atau kena hack. Kominfo pun mengatakan bahwa ternyata pihaknya kerap mendapatkan serangan siber.

Semuel Abrijani Pangerapan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo menjabarkan hal ini dalam Media Gathering Kominfo 'Literasi Digital dan Membuat Ruang Digital Kondusif', Jumat (29/7/2022).

"Sempat ada serangan besar-besaran terkait list. Itu bukan pendaftaran, itu hanya untuk list. Itu pun kami mengalami puluhan jutaan serangan. Kok info buat masyarakat diserang, musuh dalam selimut. Kita sudah benerin, diserang lagi," keluhnya.

Ardi Sutedja Kepala Indonesia Cyber Security Forum dalam kesempatan yang sama menjabarkan bahwa tidak ada website yang bisa lepas dari risiko kena hack. "Tidak ada teknologi yang bahkan Rp 1 miliar yang aman, semua pasti bisa dihack," ujarnya.

Menurutnya kejadian peretasan yang dialami oleh situs PSE bukan hal yang istimewa. Apalagi, internet bukanlah ranah eksklusif, dalam artian siapa saja bisa bermain.

Masalahnya, kita harus memahami bahwa harus selalu ada ancaman sehingga pondasi harus kuat.

"Bukan mengkritik tapi ada faktor siapa yg membuat, harus di-review, apakah perusahaan yang dipakai memiliki kompetensi? Kasusnya banyak pemerintah bikin situs dan kena retas," ucap Ardi.

"Kita sadari bukan semua harus digital ramai-ramai buat situs, lomba-lomba berdagang online, kita harus ada perhatian risiko.

Sebelumnya situs PSE sempat diserang oleh orang tidak bertanggung jawab. Si peretas kemudian berpesan agar Kominfo membuat aplikasi yang benar dan aman terlebih dahulu, baru kemudian meminta penyelenggara sistem elektronik untuk mendaftar.

"Website ini sama sekali belum benar dan tidak aman. Tulisan ini tidak ditulis oleh seorang admin, melainkan pengguna biasa. Ternyata sangat amat mudah membobol aplikasi buatan Kominfo," tulis si peretas.



Simak Video "Kominfo Tegaskan Aturan PSE Lingkup Privat Bukan untuk Batasi Konten"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT