Kapan Suntik Mati Siaran TV Analog di Indonesia?

ADVERTISEMENT

Kapan Suntik Mati Siaran TV Analog di Indonesia?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 04 Jul 2022 11:45 WIB
TV Analog
Kapan Suntik Mati Siaran TV Analog di Indonesia?. Foto: @jcomp via freepik
Jakarta -

Siaran TV analog di Indonesia sedang melalui fase terakhirnya sebelum resmi disuntik mati pada tahun ini. Kapan TV Analog dimatikan?

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah melakukan digitalisasi di bidang penyiaran dengan menggerakkan program Analog Switch Off (ASO).

ASO ini menandakan penghentian siaran TV analog yang kemudian digantikan dengan siaran TV digital yang lebih canggih lagi. Siaran analog sendiri telah mengudara lebih dari 60 tahun di tanah air.

Seiring perkembangan zaman hingga efisiensi penggunaan spektrum frekuensi 700 MHz, siaran TV analog dinilai usang serta boros. Sementara itu, kebutuhan masyarakat semakin tinggi, khususnya mengenai akan layanan internet.

Sejumlah manfaat dapat dirasakan masyarakat ketika menikmati siaran TV digital, mulai dari kualitas gambar bersih dari semut, suara jernih, teknologi canggih dengan adanya fitur sistem peringatan dini bencana alam, fitur parental lock, fitur electronic program guide dan tentunya masih gratis.

Adapun dari sisi industri, penghentian siaran TV analog ini akan memberikan efisiensi penggunaan spektrum frekuensi 700 MHz. Kominfo menyebutkan ada penghematan sebesar 112 MHz yang itu bisa dipakai untuk teknologi terkini, salah satunya penggelaran 5G yang saat ini baru berkembang di Indonesia.

Kendati begitu, TV analog kalian jangan dibuang. Sebab masih bisa dimanfaatkan dan menangkap siaran TV digital dengan bantuan set top box (STB) yang harganya sekitar Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribuan.

"Tidak berarti TV tabung tidak bisa menerima digital, bisa (menerima siaran TV digital) asal dipasang set top box," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

Set top box adalah alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV Analog. Perangkat tersebut sudah mendukung Digital Video Broadcasting-Second Generation Terrestrial (DVB-T2).

Kemampuan itu yang membuat STB memiliki peranan penting dalam memudahkan TV analog menerima sinyal siaran TV digital ketika ASO yang saat ini sedang diterapkan.

Sementara untuk keluarga yang termasuk rumah tangga miskin versi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial akan mendapatkan bantuan set top box gratis TV digital. Bantuan ini bersumber dari penyelenggara multipleksing (mux) yang dibantu oleh Kominfo sebanyak 6,7 juta unit disalurkan.

Suntik mati TV analog ini dilakukan secara bertahap. ASO Tahap 1 diimplementasikan 30 April kemarin di 56 wilayah siaran di 166 kabupaten/kota, meski baru diterapkan di empat wilayah siaran di 8 kabupaten/kota.

Setelah itu migrasi TV analog ke digital atau ASO Tahap 2 dilakukan pada 25 Agustus 2022 yang mencakup 31 wilayah siaran di 110 kabupaten/kota dan ASO Tahap 3 pada 2 November 2022 di 25 wilayah siaran di 63 kabupaten/kota.



Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT