Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pemalsu 'RAZR' Motorola Mengaku Salah

Pemalsu 'RAZR' Motorola Mengaku Salah


- detikInet

Jakarta - Kasus dipalsukannya ponsel RAZR Motorola sempat bikin heboh pelanggan Motorola. Untungnya, kasus pemalsuan ini sudah mencapai titik pencerahan.KBT Mobile, produsen ponsel asal Korea Selatan yang memalsukan ponsel RAZR Motorola, akhirnya mengaku salah. Hasilnya, KBT sepakat menghentikan semua produksi, penjualan, panawaran, ekspor, dan/atau menampilkan produk yang mirip RAZR.Lebih lanjut, KBT tidak diperkenankan meminta perusahaan lain untuk memproduksi produk mirip RAZR. KBT juga berjanji menghentikan pemakaian paten dan merek dagang Motorola. Detil lain mengenai syarat-syarat penyelesaian kasus ini tidak disingkap.Untuk diketahui saja, KBT Mobile digugat karena pihaknya telah membuat dan memasarkan ponsel palsu yang mirip RAZR. Produk yang dinamai V500 itu dijual di di Cina, Hong Kong dan Taiwan, dengan desain yang sangat mirip dengan ponsel RAZR.Tak mau tinggal diam, Motorola melayangkan gugatan hukum ke KBT, atas tuduhan telah melanggar paten, merek dagang dan desain ponsel.Saat ini Motorola sudah mencapai kesepakatan dengan KBT. Di bawah payung penyelesaian hukum, KBT disebutkan sepakat menghentikan semua produksi dan penjualan ponsel mirip RAZR. Demikian dilansir detikINET dari Allseek, Rabu (31/05/2006)."Kami sangat senang KBT sudah mengakui legitimasi dan hak-hak Motorola terkait paten, merek dagang dan desain ponsel RAZR," tutur Yvonne Verse, Vice President of Global Intellectual Property Management and Licensing for Mobile Devices Business Motorola.Verse mengaku pihaknya sudah mengalokasikan dana dan sumber daya manusia yang besar untuk mengembangkan inovasi teknologi yang dapat diterima pasaran. "Kami siap membela inovasi kami jika hak-hak intelektual kami dilanggar," tandas Verse. (dwn) (dwn/)







Hide Ads