Ayo Cek Sinyal TV Digital di Wilayah Anda Pakai Aplikasi Ini

Ayo Cek Sinyal TV Digital di Wilayah Anda Pakai Aplikasi Ini

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 30 Apr 2022 06:24 WIB
Pemerintah mewanti-wanti masyarakat untuk bersiap migrasi ke TV digital. Set top box (STB) untuk migrasi ke TV digital pun sudah mulai marak dijual di toko elektronik.
Aplikasi Ini Jadi Andalan Saat TV Digital Mengudara Ketika TV Analog Dimatikan. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Terhitung hari ini, Sabtu (30/4) siaran TV analog resmi mulai dimatikan secara bertahap di sebagian wilayah Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah merilis aplikasi Sinyal TV digital.

Aplikasi tersebut sudah bisa diunduh di Play Store untuk para pengguna smartphone berbasis Android dan App Store bagi yang memiliki perangkat iOS.

Kominfo menyediakan aplikasi Sinyal TV digital ini untuk memudahkan masyarakat cek sinyal TV digital di wilayah sekitarnya. Tak hanya sekedar cek sinyal, aplikasi ini juga akan memberi informasi apakah lokasi kalian sinyal TV digital lemah, jelek, bahkan hilang.

Berikut cara pemakaian aplikasi Sinyal TV digital:

  • Download aplikasi sinyalTVdigital di Google Play Store
  • Buka aplikasi dan izinkan untuk mengakses lokasi kalian
  • Tampilan aplikasi akan berubah sesuai lokasi
  • Tap ikon layer atau kotak bertumpuk di kanan atas, dekat ikon zoom in dan zoom out
  • Cek warna yang muncul pada peta. Sinyal terkuat adalah merah, sedangkan sinyal lemah berwarna putih

Selain dengan aplikasi Sinyal TV digital, masyarakat juga dapat cek siaran TV digital ini melalui situs Kominfo seperti pada laman https://siarandigital.kominfo.go.id/informasi/lembaga-penyiaran. Di halaman ini, kalian bisa melihat jangkauan siaran dan wilayah-wilayah yang sudah ada siaran TV digital.

Setelah mengecek sinyal TV digital di daerah detikers, pastikan perangkat televisi yang dimiliki sudah mendukung siaran tersebut yang dalam hal ini spesifikasinya Digital Video Broadcasting - Second Generation Terrestrial (DVB-T2).

"Sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Kominfo, penghentian tetap layanan siaran analog televisi akan dimulai pada tanggal 30 April Tahun 2022 Pukul 24.00 atau besok malam," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate di Pangkalan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (29/4/2022).

Siaran TV digital menawarkan sejumlah keunggulan yang tidak ada pada TV analog, mulai dari kualitas gambar lebih bersih, suara jernih, ada fitur sistem peringatan dini, hingga TV digital ramah keluarga karena penonton bisa membatasi program acara sesuai usia dengan teknologi parental lock, dan fitur Electronic Program Guide (EPG) untuk melihat kategori, jadwal, dan deskripsi acara.

Dalam pelaksanaannya, suntik mati TV analog atau Analog Switch Off (ASO) akan dilakukan dalam tiga tahap. ASO tahap pertama dilakukan paling lambat 30 April 2022. Tahap pertama ini meliputi 56 wilayah layanan siaran, di 166 kabupaten dan kota wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan Papua Barat.

Selanjutnya tahap kedua penghentian siaran TV analog paling lambat 25 Agustus 2022, meliputi 31 wilayah layanan siaran di 110 kabupaten dan kota, yaitu di Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, NTT, Jogja, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Sedangkan ASO tahap ketiga paling lambat direalisasikan pada 2 November 2022 yang akan dilakukan di 25 layanan siaran di 65 kabupaten dan kota, meliputi Riau, jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah (lima wilayah), Kalimantan Barat (6 wilayah), NTB (5 wilayah), Maluku (2 wilayah), Sulawesi Tengah (3 wilayah), Papua (9 wilayah).

Penghentian siaran televisi analog tahap awal yang diganti TV digital, kata Johnny, akan dimulai dari tiga wilayah siaran yang berada di tiga provinsi serta delapan kabupaten dan kota.

"Dimulai dari tiga wilayah siaran, tepatnya di Provinsi Riau untuk Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Meranti, wilayah siaran Riau-4. Lalu, wilayah siaran Nusa Tenggara Timur-3 di 3 kabupaten yakni Kabupaten Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka. Dan wilayah siaran Papua Barat-1 di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong," jelasnya.



Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)