Kominfo Usut Aplikasi Azan-Salat Pencuri Data Pribadi - Halaman 2

Kominfo Usut Aplikasi Azan-Salat Pencuri Data Pribadi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 21 Apr 2022 13:26 WIB
Ilustrasi Smartphone
Kominfo Usut Aplikasi Azan-Salat Pencuri Data Pribadi. Foto: Shutterstock


Diberitakan sebelumnya, peneliti keamanan AppCencus menemukan aplikasi yang mengandung software development kit (SDK) yang ditanamkan untuk mengambil data sensitif dari ponsel pengguna. Bahkan, SDK ini disebut sebagai malware oleh peneliti.

Parahnya, aplikasi pencuri data pribadi pengguna itu telah diunduh jutaan kali dan yang paling banyak 10 juta kali. Artinya, sudah banyak korban dari aplikasi jahat ini.

Adapun data pengguna yang dicolong itu berupa nomor telepon, alamat email, informasi IMEI, data GPS, dan SSID router.

Beberapa aplikasi lainnya juga bisa melacak lokasi pengguna. Secara total, belasan aplikasi yang ketahuan mencuri data sensitif pengguna ini sudah diunduh lebih dari 60 juta kali. Apalagi di saat bulan Ramadan, makin banyak umat Muslim di dunia yang menggunakannya untuk membantu pelaksanaan ibadah.

Berikut daftar aplikasi yang dihapus Google karena ketahuan mengumpulkan data pengguna secara diam-diam:

  • Speed Camera Radar - 10 juta download
  • Al-Moazin Lite (Prayer Times) - 10 juta download
  • WiFi Mouse(remote control PC) - 10 juta download
  • QR & Barcode Scanner - 5 juta download
  • Qibla Compass - Ramadan 2022 - 5 juta download
  • Simple weather & clock widget - 1 juta download
  • Handcent Next SMS-Text w/MMS - 1 juta download
  • Smart Kit 360 - 1 juta download
  • Al Quran Mp3 - 50 Reciters & Translation Audio - 1 juta download
  • Full Quran MP3 - 50+ Languages & Translation Audio - 1 juta download
  • Audiosdroid Audio Studio DAW - Apps on Google Play - 1 juta download


Simak Video "Awas! Aplikasi Salat dan Azan Pencuri Data Beredar di Play Store"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)