Awas Ketukar, Beda Set Top Box TV Digital dengan TV Android

Awas Ketukar, Beda Set Top Box TV Digital dengan TV Android

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 19 Apr 2022 20:00 WIB
Ilustrasi STB TV Digital, Set Top Box ini sebagai dibutuhkan sebagai alat untuk mengalihkan tv analog ke digital. STB juga akan diberikan gratis oleh pemerintah untuk masyarakat miskin.
Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Bagi yang memiliki televisi analog, dibutuhkan perangkat Set Top Box (STB) untuk menangkap sinyal digital. Nah, masyarakat mesti jeli, jangan sampai ketukar dengan membeli STB Android. Begini perbedaan set top box TV digital dan set top box TV Android.

Masyarakat kategori yang mampu finansialnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempersilahkan agar membeli STB TV digital yang sudah tersedia, baik di saluran online atau offline.

Sedangkan, masyarakat tidak mampu atau rumah tangga miskin, pemerintah akan menyalurkan set top box gratis TV digital. Bantuan yang bersumber dari penyelenggara multipleksing (mux) dan Kominfo itu membagikan 6,7 juta unit set top box di seluruh Indonesia.

Set top box TV digital adalah alat untuk mengkonversi sinyal menjadi gambar dan suara agar dapat ditampilkan pada TV analog.

Sedangkan set top box TV android adalah alat yang dimanfaatkan untuk mengubah televisi menjadi pintar. Dan, untuk menggunakan dibutuhkan akses internet, sementara STB TV digital tidak butuh internet.

Kominfo menegaskan bahwa siaran TV digital tidak akan perlu akses internet maupun berlangganan layaknya TV kabel, melainkan gratis seperti halnya siaran TV analog saat ini.

Ini Perbedaan Set Top Box TV Digital dan Set Top Box Android

Set Top Box TV Digital

Set Top Box TV Android

Gratis, tidak ada iuran per bulanBerbayar untuk dapat berlangganan
Tidak perlu internet, karena terhubung dengan Stasiun TV free to airHarus terkoneksi dengan internet
Ada fitur Early Warning System (EWS)/sistem peringatan diniTanpa internet, maka tidak ada konten yang tampil
Terhubung dengan antenaOS Android
Tidak pakai antena

Mulai 30 Apri 2022, pemerintah melalui Kominfo akan mengimplementasikan Analog Switch Off (ASO) alias menghentikan siaran TV analog yang sudah mengudara selama 60 tahun terakhir. Nantinya, masyarakat akan menikmati siaran TV digital dengan jaminan suara jernih, gambar anti-semut, disertai teknologi canggih di dalamnya.

Proses migrasi TV analog ke digital tersebut akan terbagi ke dalam tiga tahap. ASO Tahap 1 pada 30 April 2022, ASO Tahap 2 pada 25 Agustus 2022 dan ASO Tahap 3 pada 2 November 2022.



Simak Video "TV Analog Disetop, Ini Daftar 25 STB Penunjang Siaran TV Digital "
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)