Foto Porno Cabup Pekalongan Diambil dari Kamera HP
- detikInet
Jakarta -
Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digegerkan dengan beredarnya foto-foto porno salah seorang calon bupati (cabup). Foto porno yang dimaksud adalah foto porno 'hubungan panas' antara pasangan calon bupati dan wakil bupati, Siti Qomariyah MA-Ir H Wahyudi Pontjo Nugroho. Pasangan ini dijagokan PKB dan akhirnya menang dalam Pilkada Pekalongan beberapa waktu lalu. Untuk memastikan apakah foto-foto porno salah seorang bupati Pekalongan itu asli atau palsu, Polda Jawa Tengah meminta pengamat multimedia Roy Suryo untuk menelitinya.13 dari 21 Foto Porno AsliRoy mengaku mendapat 21 foto porno dari Panwas Pekalongan. Menurut pengamatannya, 13 dari 21 foto porno tersebut asli. "Ada 13 foto yang memang asli, belum ada sentuhan-sentuhan teknis apa adanya. Sisanya, ada 7 foto yang datanya sudah berubah, sudah ada yang di-montase atau digabung-gabung," ujar Roy, di sela-sela pemeriksaan oleh Reserse Polda Jawa Tengah di Polres Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (24/05/2006).Roy mengaku dirinya diperiksa polisi bukan sebagai saksi, tapi karena kapasitasnya sebagai dosen dan orang yang mengetahui hal-hal seperti ini. Saat diperiksa, Roy mengaku polisi menyodorkan 22 foto porno. "Ada foto yang sama dengan yang dibawa Panwas, ada juga yang beda," ujarnya lagi.Diambil dari Kamera HPPolisi memperlihatkan foto tersebut langsung dari memory card HP yang dipakai untuk memotret adegan panas itu. "Handphone yang dipakai seri 6600 merek terkenal," kata Roy yang sengaja tidak menyebutkan merek HP tersebut. Sedangkan memory card yang dipakai untuk menyimpan foto-foto porno itu berkapasitas 64 Megabyte (MB).Saat pemeriksaan, Roy mengaku bersama polisi membahas mengenai uji pemotretan dengan perangkat yang sama. "Foto yang kita uji, semua gambar diam," ujar Roy.Hasil penelitian Roy, pengambilan gambar dilakukan dari kamera handphone (HP) dalam waktu yang berbeda-beda. "Foto-foto itu diambil dalam waktu yang berbeda, namun jenis kameranya sama. Hanya resolusinya 640x480 digital, dengan 96 dpi. Jadi foto itu memang belum ada perubahan secara teknis, langsung dikeluarkan dan diedarkan," bebernya."Yang jelas, ada satu gambar yang tempat dan waktu pengambilannya jelas. Di situ, ada gambar pintu, foto, dan lain-lain," tandasnya.Informasi yang didapatkan detikcom, PKB menengarai beredarnya foto-foto panas itu sebagai kampanye hitam yang dimunculkan oleh lawan politiknya. Namun PKB tidak mempercayai keaslian foto-foto tersebut. Terhadap kasus ini, polisi masih terus menyelidikinya. Begitu juga dengan Panwas. Sebelumnya, seorang tukang sayur berinisial TM (35) juga telah dibekuk polisi pada 19 Mei lalu, gara-gara ikut menyebarkan foto-foto porno itu. (dwn)(Catatan Redaksi:Bagi pemberi komentar, mohon tidak mengisi kolom nama dengan kata/kalimat yang tak lazim sebagai nama orang. Nama samaran diperbolehkan. Pengisian nama dengan nama milik orang lain (public figure), alamat situs, merek, nama institusi tertentu dan/atau cenderung vulgar/ofensif/SARA, tidak diperkenankan.)
(dwn/)