TV Digital Apakah Pakai Internet? Ini Jawaban Kominfo

ADVERTISEMENT

TV Digital Apakah Pakai Internet? Ini Jawaban Kominfo

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 15 Feb 2022 13:25 WIB
TV digital
TV Digital Apakah Pakai Internet? Ini Jawaban Kominfo. Foto: Internet
Jakarta -

Dengan segala benefit yang diterima dari siaran TV digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu kuota internet dan gratis.

Itu artinya, masyarakat tidak perlu membeli pulsa, kuota internet, maupun sampai berlangganan seperti TV kabel.

"TV digital itu tidak berlangganan, tidak menggunakan kuota internet, sama sekali gratis. Banyak yang menanyakan apakah harus membayar? tidak," ujar Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti dalam webinar yang digelar Kominfo.

Siaran TV digital seperti halnya siaran TV analog sebelumnya yang bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat dan menggunakan antena UHF.

Hanya saja bagi yang masih memiliki TV analog, maka dibutuhkan perangkat tambahan berupa Set Top Box (STB) agar televisi tersebut dapat menangkap siaran TV digital. Adapun harga STB di pasar saat ini berkisar Rp 200-350 ribu.

"Masyarakat hanya membeli Set Top Box, sudah itu tidak pakai bayar-bayar lagi," ungkap Niken.

Siaran TV digital menawarkan kualitas gambar bersih yang dipadu dengan suara jernih. Kemudian ditambah, nantinya jumlah saluran di TV digital akan lebih banyak dan beragam.

Bahkan, siaran TV digital lebih canggih dengan keberadaan fitur Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini kebencanaan yang dapat memberitahu masyarakat apabila terjadi bencana di sekitar.

Tiga fitur lainnya di siaran TV digital, yaitu sinyal siaran yang lebih stabil berkat adanya teknologi DVB-T2, TV digital ramah keluarga karena penonton bisa membatasi program acara sesuai usia dengan teknologi parental lock, dan fitur Electronic Program Guide (EPG) untuk melihat kategori, jadwal, dan deskripsi acara.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempersiapkan proses Analog Switch Off (ASO) pada tahun ini.

Semula, proses migrasi TV analog ke digital dilakukan pada 17 Agustus kemarin. Hanya saja pandemi COVID-19 yang masih terjadi, Kominfo memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal.

Digitalisasi penyiaran tersebut di seluruh Indonesia dilakukan dalam tiga tahap dimulai pada 30 April 2020 dan berakhir 2 November 2022



Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT