Google Kembali Dituduh Dominasi, Kali Ini di India

Google Kembali Dituduh Dominasi, Kali Ini di India

Josina - detikInet
Senin, 20 Sep 2021 21:14 WIB
Google punya caranya tersendiri untuk memerangi ISIS, yaitu dengan iklan. Raksasa mesin pencari itu akan menampilkan iklan anti ISIS ketika ada penggunanya yang googling soal ISIS ataupun gerakan-gerakan Islam radikal lainnya.
Google Kembali Dituduh Dominasi, Kali Ini di India (Foto: Gettyimages)
Jakarta -

Apple dan Google memiliki dua platform smartphone terbesar saat ini dalam bentuk sistem operasi iOS dan Android. Keduanya juga memiliki toko aplikasi sendiri yakni App Store dan Google Play Store.

Keduanya pun dalam beberapa tahun terakhir ini kerap mendapat sorotan karena adanya pemotongan pembelian aplikasi yang dilakukan kedua perusahaan dan aturan yang agak membatasi kepada developer.

Google pun saat ini kerap dihadapi masalah terkait soal dominasi platformnya setelah sebelumnya didenda oleh pemerintahan Korea Selatan senilai USD 177 juta atau sekitar Rp 2,5 miliar karena dianggap telah menghalangi versi kustom dari sistem operasi Android (OS).

Kini kasus serupa kembali terjadi di India, menurut laporan berdasarkan penelitian selama dua tahun ditemukan oleh badan antimonopoli bahwa Google telah menyalahgunakan posisi mereka untuk merugikan pesaing.

India merasa bahwa Google mempersulit produsen untuk menggunakan bentuk alternatif Android, dan kemudian juga bagaimana mereka memaksa mereka untuk menginstal aplikasi Google di perangkat mereka.

Google pun memberikan tanggapan di mana mereka mengatakan bahwa mereka berharap dapat bekerja sama dengan regulator India untuk menunjukkan bagaimana Android telah menyebabkan lebih banyak persaingan dan inovasi, bukan lebih sedikit.



Simak Video "Refleksi Google di Ulang Tahun ke-23"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)