Maling Canggih Pakai Apple Watch untuk Curi Uang Rp 7,2 Miliar

Maling Canggih Pakai Apple Watch untuk Curi Uang Rp 7,2 Miliar

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 20 Agu 2021 11:42 WIB
Apple Watch
Maling Canggih Pakai Apple Watch untuk Curi Uang Rp 7,2 Miliar (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
Jakarta -

Sekelompok pencuri dari New York, Amerika Serikat tertangkap setelah ketahuan mencuri uang senilai USD 500.000 atau sekitar Rp 7,2 miliar dari pengedar narkoba. Dalam aksinya, kelompok pencuri itu dibantu oleh jam tangan pintar Apple Watch.

Kelompok beranggotakan tujuh orang tersebut melancarkan aksinya pada Januari 2020. Pelaku yang diduga sebagai pemimpin kelompok ini, Darren Lindsay, membeli Apple Watch dan menghubungkannya dengan akun AT&T miliknya untuk menjalankan misi ini.

Setelah menghubungkan Apple Watch, mereka menyembunyikan jam tangan pintar itu di bawah bumper mobil milik seorang pengedar narkoba yang membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Berkat bantuan Apple Watch, kelompok tersebut kemudian membuntuti si pengedar narkoba sampai tempat parkir sebuah hotel di Connecticut.

Saat menemukan mobil pengedar narkoba, salah seorang anggota kelompok pencuri memecahkan kaca belakangnya tapi tidak menemukan apa-apa. Mereka terus memantau mobil tersebut semalaman dan keesokan paginya menemukan pengemudi mobil tersebut.

Kelompok pencuri itu kemudian memaksa si pengemudi untuk masuk ke dalam mobil dan memukulinya sampai ia mau menyerahkan kunci kamar hotelnya. Anggota kelompok pencuri lainnya, Indigo Grant, kemudian masuk ke dalam kamar hotel dan menemukan uang tunai senilai USD 500.000 di dalam tas.

Dari sana, kelompok pencuri membawa korban dan meninggalkannya di Kota New Britain. Mereka kemudian kembali ke New York dan membagi-bagikan hasil curiannya.

Meski aksinya sudah canggih sampai memanfaatkan Apple Watch, kelompok pencuri ini ternyata tidak begitu pintar. Lindsay mengunggah foto tumpukan uang ke akun iCloud-nya, dan kolaboratornya Antoine Koen malah mengunggah foto tumpukan uang yang juga memperlihatkan wajahnya, seperti dikutip dari Apple Insider, Jumat (20/8/2021).

Kelompok pencuri ini didakwa pada Juli 2020 karena serangkaian tindakan kriminal dari tahun 2019 sampai 2020. Meski terjadi pada Januari 2020, detail pencurian berbekal Apple Watch ini baru diungkap oleh jaksa penuntut pada pekan ini.

Jaksa penuntut mengatakan semua informasi dan bukti didukung oleh data seluler dari Apple Watch milik Lindsay dan ponsel milik terdakwa lainnya. Bukti-bukti lainnya yang ditemukan antara lain thread SMS yang membicarakan password Apple Watch, pembagian hasil curian, dan lain-lain.

Lindsay sebagai terduga pemimpin kelompok menyatakan tidak bersalah. Ia terancam hukuman minimal 24 tahun penjara setelah menghadapi tujuh tuduhan, termasuk konspirasi melakukan perampokan, perampokan, dan pelanggaran senjata api.



Simak Video "Fitur Baru yang Ditawarkan Apple Watch Series 7"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)