Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
ICON+ Rencanakan Ikut USO

ICON+ Rencanakan Ikut USO


- detikInet

Jakarta - PT Indonesia Comnets Plus (ICON+), anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara Tbk., (PLN) berniat meluaskan layanannya hingga ke pedesaan. Proyek pengadaan fasilitas telekomunikasi untuk daerah terpencil yang disiapkan pemerintah lewat program Universal Service Obligation (USO), dipilih sebagai 'tunggangan'."Di desa belum ada (layanan ICON+,red)," kata D. Rochkadar Sukada, Presiden Direktur PT ICON+, kepada wartawan, seusai acara dialog nasional dan pergantian logo ICON+ di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (6/3/2006). Untuk meluaskan layanan hingga ke desa-desa, Rochkadar mengatakan akan bergabung dengan para pemain di industri telekomunikasi di Indonesia. PT INTI dan PT LAN disebut-sebut sebagai perusahaan yang akan tergabung dalam konsorsium, untuk ikut program USO.Dalam kolaborasinya, ICON+ seperti dijelaskan Rochkadar, akan menawarkan kemudahan infrastruktur."Apakah dengan IP Based saja, biar bisa masuk IP Telephony dan internet. Pokoknya semua bisa masuk, teknologi kan bisa dari mana saja," paparnya.Saat ditanya mengenai persiapan ikut tender USO, Rochkadar menjelaskan bahwa pihaknya baru akan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan perusahaan-perusahaan yang bermitra dengannya."Kami baru mau MoU. Kami besok akan mendapatkan presentasi, masing-masing dari ITB dan PT INTI, setelah kami pelajari dan tahu presentasinya seperti apa. Kami akan tahu positioning-nya seperti apa," ujar Rochkadar."Yang pasti sih, di mana listrik masuk desa berarti sudah ada infrastrukturnya. Ya, bargaining power-nya di situ," tandasnya.Sampai saat ini, selain menyediakan infrastruktur teknologi informasi bagi PLN, ICON+ juga menjadi penyedia layanan telekomunikasi tetap tertutup melalui kabel listrik.Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) akan menggelar USO pada tahun 2006, sebagai kelanjutan dari program USO 2003 dan 2004.Pelaksanaan USO 2006 akan dilakukan setelah nama-nama pelaksananya ditetapkan melalui proses tender yang akan berlangsung April.Sebelumnya, USO 2003 telah membangun infrastruktur telekomunikasi di 3.013 desa, dengan dana dari APBN sebesar Rp 45 Miliar. Kemudian pada tahun 2004 (dengan dana APBN sebesar Rp 43,5 Miliar) pemerintah telah membangun kembali di 2.341 desa. Program USO ditargetkan berlanjut terus hingga 2010, dengan luas cakupan di 43.000 desa, di seluruh Indonesia. (nks) (nks/)




Hide Ads