Nasib Huawei di Pemerintahan Joe Biden Bakal Tetap Susah

Nasib Huawei di Pemerintahan Joe Biden Bakal Tetap Susah

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 01 Feb 2021 16:08 WIB
LAS VEGAS, NV - JANUARY 09:  The Huawei logo is display during CES 2018 at the Las Vegas Convention Center on January 9, 2018 in Las Vegas, Nevada. CES, the worlds largest annual consumer technology trade show, runs through January 12 and features about 3,900 exhibitors showing off their latest products and services to more than 170,000 attendees.  (Photo by David Becker/Getty Images)
Foto: David Becker/Getty Images
Jakarta -

Awalnya nasib Huawei dianggap bakal lebih baik setelah Joe Biden naik jadi Presiden Amerika Serikat, namun tampaknya nasib mereka bakal sama saja seperti saat Donald Trump yang menjabat.

Hal ini diketahui dari pernyataan Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki, yang menyatakan bahwa pemerintah AS bakal melindungi jaringan telekomunikasi mereka dari perusahaan tidak terpercaya seperti Huawei.

"Peralatan telekomunikasi yang dibuat oleh vendor yang tidak terpercaya, seperti Huawei, merupakan ancaman bagi keamanan AS dan sekutu kami," ujar Psaki, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (1/2/2021).

"Kami akan memastikan bahwa jaringan telekomunikasi AS tidak menggunakan peralatan dari vendor tidak terpercaya dan kami akan bekerja sekutu untuk mengamankan jaringan telekomunikasi mereka," tambahnya.

Huawei sendiri belum mengeluarkan pernyataan resminya untuk menanggapi pernyataan dari Psaki ini.

Seperti diketahui, nasib Huawei bisa dibilang sangat buruk saat AS dipimpin oleh Donald Trump. Mereka dimasukkan dalam Entity List, daftar hitam yang berisi perusahaan yang tak boleh berbisnis dan bekerja sama dengan perusahaan asal AS, juga tak boleh menggunakan teknologi yang dibuat oleh perusahaan asal AS.

Hal ini membuat Huawei tak bisa menggunakan banyak komponen buatan perusahaan AS untuk produk buatannya. Bahkan peralatan telekomunikasi buatan Huawei pun tak boleh digunakan di AS dan sejumlah negara sekutunya.

Saat Biden memenangkan Pilpres AS mengalahkan Trump, ada yang berpendapat nasib Huawei bisa saja berubah. Namun dengan pernyataan dari Psaki di atas, sepertinya nasib mereka bakal sama saja seperti saat Trump menjabat.



Simak Video "Diskusi 'Dua Kekuatan Besar' AS-Rusia Dimulai"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)