Sinting, Anak Dianiaya Setelah Diundang via XBox Live!
- detikInet
Jakarta -
Pihak kepolisian California telah menahan seorang laki-laki berusia 26 tahun. Kesalahannya tentu saja bukan karena memakai Xbox Live. Tetapi, gara-gara menyalahgunakan layanan terkait.Pasalnya, lelaki tersebut memakai layanan Xbox Live untuk menghubungi seorang bocah belasan tahun serta merencanakan pertemuan setelah sebelumnya menganiaya bocah tersebut.Beberapa bulan yang lalu, tersangka yang diketahui bernama Ronnie Watts asal Placerville mulai saling bertukar e-mail dan chatting dengan bocah berumur 14 tahun itu melalui Xbox Live. Watts juga mengaku telah mengirimkan video cabul dirinya kepada anak tersebut.Menurut keterangan polisi, bocah tersebut memberikan alamat rumah dan nomor teleponnya sejak November lalu. Mereka bertemu di Santa Rosa Park, tempat yang menjadi saksi bisu penganiyanaan bocah terseut.Lalu bocah tersebut menceritakan penganiyaan dirinya kepada ibunya. Kemudian Watts berhasil ditangkap pada 15 Desember silam. Polisi juga berhasil menyita Xbox, laptop serta kamera tersangka.Watts akhirnya ditangkap dengan tuduhan melakukan satu pelanggaran termasuk memakai internet untuk mengumpulkan bocah ingusan.Masalah perlindungan anak di lingkungan online menjadi urusan penting bagi para orangtua. Begitu juga dengan perusahaan video game. Seharusnya mereka mulai mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut.Sebagai contoh, adanya kontrol orangtua pada Xbox 360 yang bisa digunakan untuk mengatur aktivitas online pemain, seperti voice chat. Untuk diketahui saja, Nintendo juga telah mengambil langkah perlindungan anak tersebut. Namun Nintendo mengambil langkah lain. Nintendo meluncurkan layanan WiFi Connection.Dengan layanan terkait, seorang pemain diharuskan untuk saling bertukar "Friend Code" ketika masih offline sebelum mereka bermain bersama lewat internet. Dengan begitu, para pemain tidak akan dapat berkomunikasi secara langsung satu sama lain.Sebagai informasi, Friend Code adalah rentetan nomor digit unik yang diinputkan pemain ke unit Nintendo DS mereka. Demikian dikutip detikinet dari GamesIndustry Sabtu (7/1/2005).
(dwn/)