Microsoft Akui Hapus Blog di Cina
- detikInet
Jakarta -
Blog milik wartawan kenamaan asal Cina terhapus tanpa pemberitahuan apa pun. Otoritas Cina yang terkenal ketat mengawasi kebiasaan online warganya, diduga mendalangi penghapusan itu. Tapi ternyata, blog itu dihapus Microsoft.Blog tersebut adalah milik Zhao Jung, yang juga dikenal sebagai Michael Anti. Menurut wartawan yang pernah jadi reporter CNN Rebecca Mackinnon, blog tersebut terhapus dari server MSN pada 31 Desember 2005. Menurutnya, blog tersebut dihapus oleh pegawai MSN, bukan diblok oleh pemerintah Cina.Melalui juru bicaranya, Microsoft pun mengakui bahwa pihaknyalah yang menghapus blog wartawan kawakan itu dari MSN Spaces. Menurutnya itu dilakukan untuk menghormati kebijakan yang berlaku di Cina.Pihak Microsoft kepada ZDNet Inggris mengatakan, pihaknya memblok blog milik Anti untuk memastikan kalau layanan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku di Cina. "MSN ingin memastikan bahwa produk dan layanan tersebut sesuai dengan hukum lokal dan global, norma-norma dan praktek-praktek industri. Kebanyakan negara memiliki aturan dan praktek-praktek yang mensyaratkan perusahaan-perusahaan menyediakan layanan online, agar internet aman bagi pengguna lokal. Seperti di Cina, hukum dan aturan setempat mensyaratkan adanya pertimbangan untuk elemen-elemen tertentu," kata perwakilan Microsoft, seperti dikutip detikinet, Kamis (5/1/2006) dari CnetNews.com.Pertanyaan yang kemudian muncul adalah mengapa, situs yang secara teori di-hosting di Amerika Serikat harus tunduk dengan peraturan Cina?Menanggapi hal tersebut, Microsoft mengaku perlu mendalami lebih lanjut masalah ini sebelum berkomentar. "Microsoft adalah bisnis multinasional dan dengan begitu perlu mendalami kebenaran di berbagai negara di seluruh dunia."Menanggapi Laporan Mackinnon, orang dalam Microsoft yang juga seorang blogger Robert Scoble, mengatakan kalau dia kesal dengan berbagai berita yang beredar. Di blognya dia menulis ketidaksetujuannya dengan apa yang dilakukan teman-temannya di MSN. "Saya tidak setuju anda dijadikan antek-antek negara," katanya."Di satu hal kita memang harus membersihkan sejumlah kata dari blog menggunakan algoritma. Tapi lain halnya jika kita lalu menjadi agen pemerintah dan menyensor seluruh tulisan para blogger," ujar Scoble.Komentar Scoble itu ditujukan pada laporan di bulan Juni 2005, ketika Microsoft memberitahukan adanya penyensoran sejumlah kata seperti "freedom" dan "democracy" dari portal MSN Cina. Dalam e-mailnya kepada silicon.com, Microsoft mengatakan, "Kami tidak menampilkan daftar tersebut, tapi kami punya wewenang untuk mengubah dan memperbaharui filter tersebut jika diperlukan, demi mematuhi hukum, regulasi dan norma-norma yang berlaku di Cina."Atas komentar-komentarnya terhadap isu ini, Scoble mengaku mendapat kritik dari beberapa orang. Mereka menyebut Scoble mengomentari masalah tersebut tanpa mempelajarinya terlebih dulu.
(nks/)