Roy Suryo Sangkal 'Dalangi' Kasus Foto SBY
- detikInet
Jakarta -
Roy Suryo diisukan berada di balik kasus blogger Herman Saksono. Ia disebut-sebut sebagai pihak yang 'mengadukan' Herman ke Kepolisian. Apa kata Roy?Isu Roy di balik kasus Herman Saksono cukup santer di dunia maya. Beberapa blogger secara langsung, dan tidak langsung, menyebut nama Roy saat membicarakan kasus tersebut.Satu hal yang dijadikan pegangan untuk memperkuat indikasi keterlibatan Roy adalah pesan singkat (SMS) yang dikirimkan Roy ke atasan Herman, malam sebelum Herman diperiksa Kepolisian Yogyakarta. Berikut salinan SMS tersebut: Mas [Nama_bosku] Yth, ini Roy Suryo (saya pas tugas di KL, Malaysia).Just FYI dulu, seorang karyawan anda, Herman Saksono, melakukan tindakan yang bisa fatal bagi [Nama_kantorku].Dia merekayasa foto Presiden SBY dan hal tsb dianggap serius oleh Paspampres, kini sedang ditangani Polda DIY.Call me untuk detailnya. (Dikutip dari blog tikabanget.blogspot.com, milik rekan kerja Herman)Isunya, Roy dianggap cukup tersinggung dengan gambar dirinya yang juga ditempelkan Herman ke kepala 'wanita mirip Mayang Sari' yang sedang berpose dengan 'pria mirip Bambang Trihatmodjo'. Roy MenyangkalSaat dihubungi detikinet, Kamis (15/12/2005), Roy Suryo menyangkal isu yang beredar tersebut. "Coba pikirkan apakah mungkin seorang Roy Suryo bisa mempengaruhi Ring 1?" tutur Roy. "Terlalu berfantasi anak-anak itu, kalau saya memiliki kehebatan seperti itu," ia menambahkan.Ring 1 yang dimaksud Roy adalah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang bertugas paling dekat dengan Presiden. Menurut Roy, inisiatif mengusut kasus ini berasal dari pasukan tersebut. Hari Minggu (11/12/2005) Roy mengatakan dirinya dipanggil oleh Ring 1 dan Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng. Saat itu rombongan Kepresidenan sedang berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Roy mengaku, ketika itu ia pun telah satu minggu berada di Malaysia."Saat itu, beberapa orang Ring 1 sudah membawa print-out dari blognya Herman Saksono. Jadi hari Minggu itu, masalahnya wis dadi, sudah jadi. Saya dipanggil untuk membantu melakukan rekonfirmasi dan mendukung beberapa data," ujar Roy. Soal SMS yang dikirimkan ke atasan Herman, Roy mengaku hal itu memang dilakukannya. "Kemudian SMS itu di-forward ke Herman. Lalu (oleh Herman-red) SMS itu dianggap tindakan ancaman," ia menuturkan. Meski tidak 'mendalangi' kejadian itu, Roy mengakui bahwa dirinya mendukung kasus tersebut. Ia pun memberikan data-data yang diminta Kepolisian, termasuk posting blog Herman di masa lalu. "Kalo mendukung, saya mengakui saya mendukung kasus itu. Supaya orang lebih bertanggung jawab dengan apa yang ditulisnya," Roy menambahkan.
(wsh/)