Sekjen APJII: Lengser? Tidak Masalah
- detikInet
Jakarta -
Sekjen APJII Teddy A. Purwadi mengaku tidak ada masalah jika memang dirinya akan dilengserkan. Namun soal Munaslub dianggapnya masih wacana. Hal itu diungkapkannya saat dihubungi detikinet, Rabu (7/12/2005), terkait adanya wacana mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Dalam Munaslub tersebut ada kemungkinan kepengurusan APJII akan berubah, termasuk lengser-nya Teddy sebagai Sekjen. "Nggak ada masalah sama sekali, karena sifatnya mandat," tutur Teddy soal kemungkinan dirinya lengser. Meski begitu, soal Munaslub, Teddy menyebutnya masih wacana belaka. Setelah persyaratan Munaslub dipenuhi, lanjut Teddy, baru hal itu bisa diadakan. Sedangkan saat ini, Teddy menegaskan, belum ada keputusan resmi dari pengurus, dewan pengawas, maupun anggota APJII soal perlu-tidaknya Munaslub digelar. Teddy juga menyoroti adanya forum rapat kerja nasional (rakernas) yang belum digelar oleh kepengurusan APJII saat ini (2005-2008). "Rakernas itu satu kali setiap tahun, kemudian Munaslub? Kalau sering-sering begitu uang dari mana kita rapat?" tuturnya. Namun ia tidak menampik bahwa, jika memang dikehendaki oleh anggota, Munaslub wajib digelar pengurus APJII. Apabila akan menggelar forum sekelas Munaslub atau Rapat Kerja Nasional maka perlu diadakan dahulu Kelompok Kerja untuk menyusun agenda yang akan dibahas. Menurut Teddy, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan forum tersebut. "Aset APJII harus dipertahankan di APJII, termasuk tangible dan intangible. Dalam hal ini ada IIX (Indonesia Internet Exchange-red), IDNIC (Indonesia Network Information Center-red), ccTLD (county code Top Level Domain-red). Itu semua akan berkaitan dengan anggaran," ia menjelaskan.APJII saat ini, ujar Teddy, sedang proses dalam pembobotan dan pembenahan. "Programnya banyak yang bobot-bobot di luar dugaan. Kami minta dukungan anggota untuk menyelesaikannya," Teddy melanjutkan.
(wsh/)